Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Mudik Lebaran di Mentawai Diawasi Ketat

  • Bagikan
Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Mu’at, memasangkan masker kepada pengguna sepeda motor di Mentawai. Tahun ini, Polres Mentawai membentuk 5 posko pengamanan mudik lebaran di Mentawai.
Foto: Sabarial/Datiak.com

Mentawai | Datiak.com – Mudik lebaran di Mentawai diawasi secara ketat. Polres Kepulauan Mentawai kini sudah mempersiapkan 5 posko jelang Hari Raya Idul Fitri 1442H/2021 tersebut. Posko itu bermanfaat untuk pengamanan serta pengendalian penyebaran Covid-19 saat mudik lebaran nanti. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Mu’at.

Menurut AKBP Mu’at, ada potensi meningkatnya mobilitas masyarakat saat mudik lebaran di Mentawai nantinya. Tidak hanya karena aktivitas keagamaan tersebut, tetapi bisa saja karena masyarakat yang berwisata ataupun kegiatan keluarga lainnya.

“Ini tentunya bisa menjadi peluang yang berujung risiko meningkatnya penularan Covid-19 di Mentawai. Untuk itu, kita membentuk posko pengendalian mudik lebaran di 5 titik yang kita nilai sangat vital,” hemat AKBP Mu’at yang disampaikan kepada awak media.

BACA JUGA:  Formasi CPNS di Sumbar, 240 untuk Lulusan SMA

Posko-posko mudik lebaran di Mentawai tersebut, lanjutnya, satu berada di Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Mentawai, yakni Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara. Lalu di Desa Sioban, Kecamatan Sipora Selatan. Dan di Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap.

“Dua posko lagi berada di Pulau Siberut. Tepatnya di Desa Maileppet, Kecamatan Siberut Selatan, serta di Pelabuhan Pokai, Desa Muara Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara,” paparnya.

AKBP Mu’at juga menjelaskan terkait Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021. Yang isinya tentang larangan mudik hari raya idul fitri dan pengendalian Covid-19 selama bulan suci Ramadan 1442H/2021.

“Adendum surat edaran ini ditujukan untuk mencegah meningkatnya pergerakkan masyarakat saat lebaran ini. Sebab, hal itu berpotensi meningkatnya penularan Covid-19 antardaerah nantinya,” ungkap mantan Kasiopsnal Subditintelair Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri tersebut.

BACA JUGA:  Saksi Dugaan Korupsi Lapangan Merdeka Kota Solok Diminta Jujur

Katanya, dalam adendum edaran mudik itu, larangan berlaku untuk pergerakan masyarakat antarprovinsi. Makanya, setiap perbatasan provinsi saat ini diawasi dengan ketat. Termasuk perbatasan Sumbar.

Hanya saja, tambahnya, khusus di Sumbar pergerakan masyarakat masih diperbolehkan antarkabupaten atau kota yang ada di dalamnya. Namun, pengawasan agar masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan tetap dilakukan secara ketat.

“Untuk Mentawai ini, kita tidak memiliki zona pembatasan lintas provinsi. Kendati begitu, pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan saat mudik lebaran di Mentawai, tetap dilakukan secara ketat. Terlebih di kawasan penyeberangan,” tukas AKBP Mu’at. (da.)

  • Bagikan