Rabu, 21 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Mobil Dinas Kadis Pendidikan Solsel Masuk Jurang Sedalam 9,5 M

Mobil Dinas Kadis Pendidikan Solsel masuk jurang sedalam 9,5 meter, di Jorong Sungai Batameh, Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kecamatan Sangir. (Foto: Ist)
608 pembaca

Solok Selatan | Datiak.com – Musibah melanda Kepala Dinas Pendidikan Solsel (Solok Selatan, Syamsuria. Pasalnya, mobil dinas Kadis Pendidikan Solsel tersebut, masuk jurang sedalam 9,5 meter.

Kepala Dinas Pendidikan Solsel kecelakaan tunggal, saat perjalanan dari arah Muara Labuh menuju Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan. Persisnya di Jorong Sungai Batameh, Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kecamatan Sangir.

Mobil dinas BA 21 Y yang ia kemudikan terjun bebas ke jurang, pada Sabtu (4/6) pukul 15.00 WIB. Dalam insiden itu, Syamsuria berhasil selamat dan tidak mengalami luka-luka.

“Tidak ada korban jiwa dari peristiwa kecelakaan tersebut. Sopir yang merupakan kepala dinas selamat dan tidak mengalami luka-luka,” ungkap Kasat Lantas Polres Solok Selatan, Iptu Ade Saputra, didampingi Kanit Laka Lantas Bripka Joni Ihkwan, Minggu (5/6).

Hanya saja, mobil dinas Kadis Pendidikan Solsel tersebut mengalami rusak berat. Bagian depannya remuk dan di samping kiri pascakecelakaan. Saat kecelakaan berlangsung, di dalam mobil plat merah tersebut hanya ada Syamsuria mengemudikan mobil.

“Mobil dinas Kadis Pendidikan Solsel tersebut remuk karena terbentur kayu dan batu saat kecelakaan berlangsung. Sopir (saat Kepala Dinas Pendidikan Solsel kecelakaan, Red) dalam keadaan baik-baik saja. Beliau sudah diperiksa di Puskesmas Lubuk Gadang,” terangnya.

Ia menyebut, penyebab utama kecelakaan tersebut karena sopir mengalami kelelahan saat menyetir  yang mengakibatkan hilangnya kendali sehingga mobil mengarah ke jurang. “Karena kelelahan, sopir hilang kendali dan mobil masuk jurang,” ujarnya.

Kanit Laka Lantas Bripka Joni Ihkwan menjelaskan, kecelakaan itu terjadi ketika sopir yang merupakan kadis pendidikan sepulang berkunjung dari SMPN 1 Solsel di Muaralabuh, namun ketika hendak pulang menuju Sungai Lambai ia mengalami kecelakaan.

“Rata-rata kecelakaan tunggal disebabkan karena sopir memaksakan diri menyetir dalam keadaan lelah dan akhirnya bisa mengantuk saat bepergian. Ini pemicu utama kecelakaan tunggal,” bebernya.

Pihat Satlantas Polres Solok Selatan mengimbau agar pengemudi roda dua dan roda empat ketika mengalami kelelahan, jangan memaksakan menyetir atau berkendara. Apalagi kalau terasa mengantuk. Sebab bisa memicu laka lantas di jalan raya, seperti yang terjadi saat ini.

“Rata-rata penyebab utama kecelakaan tunggal ini, karena kondisi tubuh lelah dan mengantuk,” tukasnya. (da.)