Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Mentawai Layak Anak Bisa Terwujud Lewat Pendekatan Budaya

  • Bagikan
Mentawai layak anak 2021
Bupati dan Wabup Kepulauan Mentawai saat penandatanganan komitmen bersama dengan berbagai unsur sebagai bentuk mendukung Kabupaten Kepulauan Mentawai layak anak. (Foto: Sabarial/Datiak.com)

Mentawai | Datiak.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai mendukung terwujudnya Mentawai layak anak. Meski begitu, tetap harus memperhatikan pendekatan kekhasan budaya Mentawai yang berbeda dengan daerah lainnya.

Hal itu disampaikan Bupati Yudas Sabaggalet dalam kegiatan sosialisasi mewujudkan Kabupaten Kepulauan Mentawai layak anak di Aula Bappeda, Senin (7/6/2021). Bupati menyebutkan, aturan tentang layak anak dengan konsep mesti dipadukan dengan kontekstual daerah Kepulauan Mentawai.

“Sekarang, persoalannya adalah bagaimana konsepnya kabupaten layak anak tersebut, bisa dipadupadankan dengan konteks atau kearifan lokal yang ada di tengah masyarakat Kepulauan Mentawai. Ini poin pertama,” ungkapnya.

Hal ini agar sudut pandang tentang layak anak yang setiap daerah atau suku budaya bisa disesuaikan. Berbicara mengenai anak, tidak terlepas dari pengembangan sumber daya manusia ke depan.

BACA JUGA:  Pasien positif Corona di Mentawai Ikut Pemilihan Gubernur

Kedua, tambahnya, bagaimana mengoptimalkan peran sinergi dan kolaborasi berdasarkan tugas dan fungsi dalam gugus tugas Kabupaten layak anak. Selanjutnya, perlunya melibatkan forum anak Kabupaten Kepulauan Mentawai sebagai pelopor dalam setiap kegiatan pemenuhan dan perlindungan hak anak.

“Kemudian, bagaimana meningkatkan peranan lembaga masyarakat, dunia usaha dan media massa demi mewujudkan Mentawai layak anak tersebut. Selanjutnya, memberikan kepentingan bagi anak untuk menjamin pemenuhan dan perlindungan hak anak itu sendiri,” hemat Yudas.

“Daerah layak anak mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak. Untuk itu  hak seorang anak itu sudah dilakukan sejak anak masih dalam kandungan,” tambahnya menjelaskan.

BACA JUGA:  Wisuda Ke-123 UNP Protokolnya bakal Lebih Ketat

Kegiatan tersebut, juga ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama dengan berbagai unsur sebagai bentuk mendukung Kabupaten Kepulauan Mentawai yang layak anak. Hadir dalam pertemuan tersebut, sejumlah pejabat Forkopimda dan intansi terkait. (da.)


Temukan berita Mentawai hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan