Mentawai Bisa Kaya Berlimpah Jika Hasil Lautnya Tergarap Maksimal

  • Bagikan
Para nelayan di Aia Bangih tampak mengumpulkan ikan hasil tangkapannya yang sangat sedikit. Di Mentawai potensi lautnya juga belum tergarap maksimal, karena keterbatasan alat tangkap nelayannya. Padahal, Mentawai bisa kaya dengan potensi lautnya. (Foto: Istimewa)

Mentawai | Datiak.com – Mentawai bisa kaya apabila potensi lautnya tergarap maksimal. Sekarang, mayoritas nelayan di Pulau Sumatera, berlayar menangkap ikan ke laut Bumi Sikerei itu. Sayangnya, nelayan Mentawai belum bisa bersaing dengan nelayan luar yang masuk ke sana.

Penyebab lantaran alat tangkap yang digunakan nelayan Mentawai belum memadai. Kondisi itu diakui oleh Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Kortanius Sabeleake. Menurutnya, kondisi itu harus diatasi sehingga nelayan di sana bisa menikmati seluruh potensi laut Mentawai.

“Kami akan upayakan membeli alat tangkap ikan (untuk nelayan Mentawai, Red) yang lebih canggih, meskipun mahal,” janji Kortanius saat memberikan bantuan stimulus kepada 1.494 nelayan terdampak Covid-19 di Mentawai.

BACA JUGA:  LPJ APBD Sumbar 2020 Ditolak 22 Anggota DPRD, Kenapa?

Katanya, potensi ikan berkualitas tinggi seperti ikan tuna, berada di pantai barat Mentawai, dengan radius puluhan mil dari bibir pantai. Namun, potensi tidak dapat dijangkau nelayan di sana, lantaran mereka masih menangkap dengan perahu serta peralatan memancing konvensional.

“Perairan laut Pantai Barat Mentawai kaya akan ikan tuna kualitas terbaik. Satu ekor ikan tuna kualitas ekspor mencapai puluhan juta rupiah. Nah, potensi ini harus kita maksimalkan untuk mensejahterakan masyarakat kita yang fokus berusaha sebagai nelayan,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kepulauan Mentawai, Usman, mengatakan bahwa peluang usaha perikanan sangat besar di Mentawai. Namun, menurutnya keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang membuat upaya tersebut tidak berjalan maksimal.

BACA JUGA:  MAN IC Padangpariaman Melenggang ke Tingkat Nasional

Artinya, selain meningkatkan peralatan pancing, nelayan di sana menurutnya perlu diberikan pembekalah ilmu. Sehingga, mereka bisa mengoperasikan segala peralatan pancing modern yang akan diperbantukan nantinya. Begitupun dalam memahami teknik-tekni memancing secara modern.

“Ke depan, kami tidak hanya dukung dengan peralatan atau alat tangkap yang lebih canggih, tapi juga akan melatih nelayan untuk bisa mengoperasikannya. Potensi laut Mentawai jika digarap maksimal akan memberikan peluang yang besar,” ungkapnya.

Tidak hanya maksimal dalam memancing, menggunakan fasilitas modern saat melaut menurutnya lebih aman bagi nelayan. Sehingga, kasus-kasus kecelakaan laut juga dapat diminimalisir. “Semoga apa yang kita rumuskan ini dapat diakomodir tahun depan,” pungkasnya. (da.)

  • Bagikan