Masyarakat Harus Ikut Kawal Edaran Bupati

  • Bagikan
Rianto
KEPALA DispolPP Damkar Padangpariaman, Rianto saat diwawancarai wartawan. (Foto: Istimewa)


Padangpariaman – Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni menerbitkan Surat Edaran Bupati Padangpariaman Nomor: 420/1195/DISDIKBUD/2020, Kamis (19/3) lalu. Edaran itu sebagai intruksi agar pelaksanaan pembelajaran sekolah dialihkan ke rumah. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi pandemi covid-19 atau virus corona yang kini ikut menghantui Indonesia.

Sayangnya, edaran yang dikeluarkan Ali Mukhni malah ”dimanfaatkan” sejumlah pelajar SMA dan SMP sederajat di Padangpariaman. Pasalnya, mereka tidak memilih belajar di rumah, tetapi malah keluyuran. Padahal, mereka mendapat kawalan ketat dari Pemerintah Kabupaten Padangpariaman, melalui Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (DispolPP Damkar) Padangpariaman.

Senin (23/3), petugas dari DispolPP Damkar Padangpariaman tersebut mengamankan sekitar 60 orang pelajar. Yakni 25 orang sedang bermain di salah satu warung internet (warnet) di Lubukalung, 20 orang berkeliaran di Paukambar, dan 15 orang pelajar keluyuran di Sungailimau.

“Para pelajar itu sudah kita beri arahan dan pembinaan. Mereka kita serahkan langsung kepada orangtuanya yang menjemput ke Mako PolPP Padangpariaman. Kita akan lakukan razia setiap hari agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujar Kepala DispolPP Damkar Padangpariaman, Rianto.

BACA JUGA: Corona Tidak Alasan Libur Belajar

Dalam razia itu, imbuh Rianto, pihaknya juga meminta kepada pihak pengelola warnet agar membatasi jam bukanya terlebih dahulu. Sehingga, anak-anak yang kini tidak belajar di sekolah, tidak terpancing untuk bermain ke warnet dengan berbagai alasan kepada orangtuanya.

“Kadang anak-anak ini banyak alasannya pergi ke warnet. Misalnya mencari bahan tugas. Padahal itu tidak penting karena materi yang “ diberikan gurunya untuk belajar di rumah sudah lengkap,” ujarnya.

Rianto turut mengibau agar masyarakat mendukung penuh edaran Bupati Padangpariaman. Yakni dengan melaran anak-anaknya keluar rumah, apapun alasannya. Hal itu menurutnya sangatlah penting demi keamanan mereka.

“Kondisi sekarang banyak kerugian kita apabila membiarkan anak keluar rumah. Yang pasti yaitu mereka rentan dengan covid-19. Selain itu, tugas rumah yang diberi gurunya bisa terbengkalai,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni juga meminta agar seluruh lapisan masyarakat turut mengawasi para pelajar selama pembelajaran dilaksanakan di rumah. Sehingga, pengawasan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman dapat berlangsung maksimal. (da.)

  • Bagikan