Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Mahfud MD bakal Orasi Ilmiah di Puncak Dies Natalis ke-66 UNP

  • Bagikan
Rektor UNP, Prof Ganefri menjelaskan bahwa Menko Polhukam Mohammad Mahfud, bakal orasi ilmiah di puncak Dies Natalis ke-66 UNP, Jumat (23/10). (Foto: Humas UNP)

Padang | Datiak.com – Puncak perayaan Dies Natalis ke-66 UNP (Universitas Negeri Padang), dilaksanakan secara virtual besok (23/10). Rencananya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mohammad Mahfud, menyampaikan orasi ilmiah dalam acara itu.

Tema orasi menteri yang dikenal dengan nama Mahfud MD tersebut, yaitu “Tenaga Pendidik sebagai Agen Terdepan dalam Program Deradikalisasi dan Demokrasi”. Hal itu diungkapkan oleh Rektor UNP, Prof Ganefri, Kamis (22/10).

“Perayaan Dies Natalis ke-66 bertemakan membangun SDM Unggul untuk Indonesia Maju di Tengah Pandemi. Ini dapat kita jadikan sebagai refleksi diri sekaligus mengingat kembali sejarah institusi masa lalu. Termasuk mengenang tokoh atau para senior yang telah berjasa dalam merintis, membangun dan mengembangkan UNP sampai saat ini,” kata Ganefri.

BACA JUGA:  Petani Nagari Balahaie Padangpariaman Kekurangan Air

Jika mengacu pada visi UNP “Menjadi Universitas Unggul dan Bermarbat di Asia”, lanjut Ganefri, tentu harus diimplementasikan dengan strategi yang tepat dan terukur. Jika dikaji secara mendalam, visi tersebut mengisyaratkan cita-cita UNP menjadi universitas berdaya saing global atau World Class University dalam beberapa tahun ke depan.

”Untuk itu, UNP perlu menyiapkan berbagai persyaratan untuk mewujudkan visi itu. Kesiapan UNP menjadi universitas berdaya saing global dimungkinkan karena tersedianya beberapa formula,” hematnya.

Dalam peringatan Dies Natalis ke-66 UNP ini, imbuhnya, terdapat berbagai kegiatan ilmiah berupa webinar nasional hingga internasional. Pemilihan dosen berprestasi dalam pengelolaan pembelajaran berbasis digital, dan bedah buku karya dosen UNP di seluruh fakultas. Selain itu juga penandatanganan MoU dengan beberapa lembaga mitra.

BACA JUGA:  Napi Asimilasi Masuk Komplotan Perampok Bersenjata

”Semua kegiatan dilakukan berbasis daring sebagai wujud adaptasi akademik di tengah pandemi Covid-19,” pungkasnya. (da.)

  • Bagikan