Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Lulus Seleksi, CPNS Padangpariaman Diminta Tulus Melayani Masyarakat

  • Bagikan
Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni menyerahkan SK kepada perwakilan CPNS Padangpariaman yang lulus seleksi tahun 2019. (Foto: Humas)

Padangpariaman | Datiak.com – Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih menjadi pilihan banyak orang. Meskipun persaingan mendapat pekerjaan di pemerintahan sangat berat. Pendapat itu disampaikan Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni, usai menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bupati Padangpariaman, kepada 114 orang CPNS Padangpariaman yang lulus seleksi 2019.

“Pertama sekali tentunya kita mengucapkan selamat kepada CPNS Padangpariaman yang lulus seleksi tahun lalu. Begitupun kepada para panitia seleksi CPNS yang sudah bekerja dengan baik,” kata Ali Mukhni di ruang kerjanya, kemarin.

Ali Mukhni berpesan agan CPNS yang lulus tidak terbawa euforia. Pasalnya, menjadi PNS adalah amanah besar dari negara. Yakni melayani masyarakat dan bekerja dengan baik untuk kelancaran roda pemerintahan. “PNS dari waktu ke waktu akan dituntut untuk mengembangkan dirinya. Sehingga mereka kreatif dan inovatif dalam bekerja,” hemat bupati peraih Inovatif Goverment Award sejak 2018 hingga 2020 tersebut.

Untuk itu, ia berharap agar 114 orang CPNS yang dinyatakan lulus, harus benar-benar menanamkan komitmen atau tekadnya tulus melayani masyarakat. Jadi, usaha keras mereka hingga diterima menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak sia-sia ke depannya. “Bayangkan betapa sulitnya persaingan hingga lulus. Dari 3.873 orang yang ikut seleksi, hanya 114 orang yang lulus,” katanya.

“Artinya, jangan sampai nantinya tidak bekerja dengan baik, terlebih mengalami masalah yang merusak citra profesi, sehingga hasil perjuangan itu jadi rendah nilainya,” tambah Ali Mukhni.

Ali Mukhni juga mengatakan bahwa kinerja PNS juga tidak ditentukan melaluu gajinya. Namun, kualitas mereka dapat dilihat dari kegigihan dalam menjalankan tugas. “Jadi tidak ada istilahnya ASN itu tidak ada kerja. Kalau tidak ada kerja tidak mungkin negara menlakukan rekrutmen,” pungkasnya.

Terlebih lagi jika melalaikan pekerjaan, menurutnya membuat kualitas PNS menjadi merosot. Sehingga, citra mereka di masyarakat selalu dianggap pekerja yang hanya sibuk di akhir tahun. “Jangan biasakan diri terburu-buru bekerja di akhir. Manajemen cara kerja sehingga semua terukur dengan baik,” pungkas Ali Mukhni.

Laporan Kepala BKPSDM

Sedangkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Padangpariaman, Armeyn Rangkuti, mengatakan bahwa sepanjang proses pengangkatan CPNS, formasi tahun ini yang paling lama karena terhalang oleh pandemi Covid-19.

“Jumlah pelamar yang mendaftar dalm seleksi CPNS Padangpariaman sebanyak 3.876 orang. Namun, hanya 3.201 orang yang memenuhi syarat sehingga lulus tahapan admnistrasi,” katanya.

“Sedang dalam seleksi kemampuan dasar, hanya 308 orang yang mampu mencapai nilai ambang batas. Dan dari 308 orang itu, hanya 114 orang yang lulus seleksi kompetensi bidang,” imbuhnya.

Katanya, 114 orang CPNS tersebut terdiri dari 69 orang tenaga kesehatan. 50 orang di antaranya tersebar di sejulah puskesmas. Sisanya, sebanyak 19 orang bakal bertugas di RSUD Padangpariaman. Sedangkan sebanyak 45 orang lainnya adalah tenaga teknis. Mereka akan menjalankan tugas di kecamatan, serta sejumlah badan, kantor dan OPD di Padangpariaman.

“Meskipun sudah menerima SK bupati, seluruh CPNS tersebut tetap diwajibkan mengikuti masa percobaan selama satu tahun. Terhitung sejak mereka mulai bertugas 5 Januari 2021,” pungkas kadis yang akrap disapa Rangkuti tersebut. (da.)

  • Bagikan