Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Logo HUT ke-188 Padangpariaman Gambarkan Capaian Kerja Ali Mukhni

  • Bagikan
Kabag Humas dan Protokol Padangpariaman, Anton Wira Tanjung, mengatakan bahwa logo HUT ke-188 Padangpariaman menggambarkan capaian kerja Pemkab Padangpariaman 10 tahun belakang. (Foto: Datiak.com)

Padangpariaman | Datiak.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padangpariaman sudah memulai persiapan HUT ke-188 Padangpariaman, yang jatuh pada tanggal 11 Januari 2020. Salah satunya dengan meluncurkan logo HUT ke-188 Padangpariaman. Dalam logonya, tergambarkan ciri khas Padangpariaman yang gencar dalam pembangunan selama 10 tahun belakang.

“Selama 10 tahun ini daerah kita memang melakukan pembangunan yang sangat signifikan. Mulai dari program pembangunan dari pusat dan provinsi hingga menggunakan APBD Padangpariaman banyak digerakkan,” ujar Kabag Humas dan Protokol Padangpariaman, Anton Wira Tanjung, Senin (21/12).

Logo HUT ke 188 Padangpariaman Gambarkan Capaian Kerja Ali Mukhni 1

HUT ke-188 Padangpariaman, lanjut Anton, bakal menjadi HUT terakhir masa jabatan Ali Mukhni-Suhatri Bur. Untuk itu, peringatannya akan menampilkan beberapa perubahan yang telah diperbarui selama 10 tahun kepemimpinan Ali Mukhni di Ranah Saiyo Sakato itu.

BACA JUGA:  Inpektorat Padangpariaman Audit Realisasi Dana Desa

“Penggambaran kinerja pak bupati selama 10 tahun memimpin, kita mulai dari logo HUT ke-188 Padangpariaman ini,” ucap mantan Sekretaris Camat Sungai Limau tersebut.

Dalam logo tersebut, imbuhnya, angka satu dilambangkan dengan warna marawa, sebagai makna bahwa Padangpariaman selalu menjaga kelestarian kebudayaan dan adat.

Logo HUT ke 188 Padangpariaman Gambarkan Capaian Kerja Ali Mukhni 2

Sedangkan angka delapan pertama, berisikan gambar pembangunan proyek strategis seperti pembangunan jalan tol, main stadion, asrama haji dan lainnya. Hal itu sebagai gambaran komitmen Padangpariaman menjadikan kawasan banyak kota terkemuka di Indonesia.

“Pada angka delapan kedua dibuat gambar masjid yang maknanya bahwa Padangpariaman membangun kehidupan yang religius juga tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” kata Anton.

Jadi, menurutnya logo itu juga telah menggambarkan visi Padangpariaman Baru, Religius, Cerdas dan Sejahtera. Seluruh fakta dalam angka itu dapat disaksikan dan dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat.

BACA JUGA:  Kemenag Sumbar Bantah Adanya Pemberangkatan Jemaah Haji Padang

Buktinya, Padangpariaman yang porak-poranda karena gempa bumi 2009 lalu, mampu pulih dalam waktu cepat infratrukturnya yang diharapkan berdampak besar pula terhadap pertumbuhan perekonomian masyarakatnya.

“Di angka delapan kedua pada logo itu juga dibuat gambaran bahw Padangpariaman dikelilingi pesisir pantai yang luas dan berpotensi sebagai ecotourism (ekowisata),” pungkasnya. (da.)

  • Bagikan