Lindungi Ulama dari Masa Sulit Corona

  • Bagikan
BUPATI Padangpariaman, Ali Mukhni saat berbincang dengan sejumlah ulama Padangpariaman di Masjid Agung Syekh Burhanuddin beberapa waktu lalu. (Foto: Humas)

Padangpariaman – Dalam kondisi pandemi covid-19 atau virus corona yang melanda dunia hingga sampai ke Sumatera Barat saat ini, banyak pihaknya yang sangat dirugika. Khususnya menyangkut sosial ekonomi.

Untuk mengatasi permasalahan itu, pemerintah, pegiatan sosial, dan sejumlah dermawan saling membahu menyalurkan bantuan. Baik berupa uang ataupun bantuan pangan. Sehingga, masyarakat yang sosial ekonominya terdampak covid-19 lebih didiringankan.

Hal itulah yang kini dilakukan Pemerintah Kabupaten Padangpariaman. Daerah berslogan Saiyo Sakato yang dipimpin oleh Ali Mukhni dan Suhatri Bur tersebut, sudah mulai menyalurkan bantuan pangan, untuk menjaga stabilitas perekonomian warganya yang terdampak covid-19.

Hingga saat ini, dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), penerima bantuan yang terdata sebanyak 91 ribu jiwa. Data itu akan bertambah nantinya, setelah pemerintah nagari di sana merampungkan tambahan data 15 persen.

Namun, terlepas dari pemberian bantuan bagi warga pra sejahtera (miskin) yang sosial ekonominya terdampak covid-19 di sana, Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni ternyata belum merasa tenang. Sebab, ia kini tengah memikirkan nasib para ulama di sana.

Ali Mukhni mengatakan, dirinya tidak ingin kalangan ulama mengalami masalah ekonomi karena pandemi covid-19 tersebut. Untuk itu, ia akan merumuskan bantuan untuk diberikan kepada tokoh panutan umat Islam di sana.

”Insya Allah, saya akan bahas hari Senin (13/4), bagaimana agar ulama kita harus diberi bantuan juga. Minimal Rp 500 ribu,” ujar Ali Mukhni via telepon pribadinya, Sabtu (11/4).

”Setidaknya bantuan bagi ulama kita ini bisa kita salurkan hingga tiga bula ke depan,” tambah yang bupati pernah mendapat penghargaan dari Kementerian Agama itu.

Tanggung Jawab

Menurutnya, membantu ulama sudah menjadi kewajiban. Terlebih dalam kondisi sekarang. Sebab, mereka tetap berjuang untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat dalam kondisi saat ini.

”Data para ulama kita itu sebenarnya sudah ada di Bagian Kesra Setdakab Padangpariaman. Nanti kita akan verifikasi lagi, sehingga seluruhnya dipastikan terdata,” ujar Ali Mukhni.

Ali Mukhni juga mengungkapkan, niatnya itu sudah disampaikannya langsung kepada salah seorang ulama Padangpariaman yang kini berada di Medan, Sumatera Utara. (da.)

  • Bagikan