Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Lima Kecamatan di Mentawai Dilanda Banjir

  • Bagikan
Mentawai dilanda banjir, dua orang warga Siberut tampak berdiri termenung di rumahnya yang terendam air. (Foto: Istimewa)

Mentawai | Datiak.com – Malang benar nasib warga Kabupaten Kepulauan Mentawai. Di masa karantina pencegahan Covid-19 (virus corona baru) saat ini, daerah yang dipimpin Yudas Sabagalet itu dilanda bencana banjir, Sabtu (2/5). Bahkan, sebanyak lima kecamatan di Mentawai dilanda banjir tersebut.

Kejadian di awal Mei 2020 itu pun, disebut sebagai banjir terparah sepanjang 20 tahun terakhir di Bumi Sikerei. Informasi yang dihimpun Datiak.com, sembilan desa di Mentawai dilanda banjir itu, tersebar di lima kecamatan, terdampak musibah di sana. Sedangkan jumlah warga terdampak mencapai 1.796 kepala keluarga (KK).

Kecamatan dengan dampak terparah yaitu terdampak di Siberut Utara. Sebab, terdapat lima desa yang terendam banjir di sana. Yakni Desa Muara Sikabaluan, Mongan Poula, Sotboyak, Bojakan, dan Malancan. Terdata sebanyak 1.157 KK yang terdampak di sana.

BACA JUGA:  Jalan Muaro Sijunjung Menuju Silokek Rusak Berat

Sedangkan empat desa lainnya terdapat di Kecamatan Siberut Barat (Desa Sigapokna), Siberut Tengah (Saibi Samukop), Siberut Selatan (Desa Matotonan), dan Kecamatan Siberut Barat Daya (Desa Sagulubek).

“Ketinggian air diperkirakan mencapai 50-100 sentimeter. Baruntung, sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa karena banjir ini. Tim kita masih terus melakukan upaya evakuasi warga,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Mentawai, Amir Ahmari.

Pasalnya, imbuh Amir, sekarang masih terdapat warga yang bertahan di lokasi banjir. Khususnya yang merasa aman karena rumahnya bertingkat. Namun, ada juga warga yang memilih mengungsi ke rumah kerabatnya, seperti warga di Desa Sotboyak, Mongan Poula dan Bojakan.

Untuk memenuhi kebutuhan harian, katanya warga saat ini memanfaatkan sarana berupa perahu (sampan) untuk pergi berbelanja. Sedangkan pihak, sampai sekarang masih terkendala dalam mengantarkan bantuan ke sana, lantaran gelombang laut yang masih tinggi.

BACA JUGA:  Kembangkan Kesenian Tradisional untuk Memajukan Pariwisata Solok

“Semoga besok (4/5) cuaca sudah bagus. Jadi, kita bisa mendistribusikan beras untuk warga terdampak banjir itu. Kita berharap air banjir ini cepat surut,” harapnya.

Kendati begitu, pihaknya sudah berkoodinasi dengan pihak terkait yang ada di lokasi banjir tersebut. Sehingga, mereka bisa mengarahkan warga untuk waspada dan mengikuti intruksi evakuasi. (da.)

  • Bagikan