Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Libatkan Pemuda Memutus Penyebaran Covid-19

  • Bagikan
Plt Kwarcab 16 Pramuka Kota Pariaman Hendri bersama pemuda membagikan 1.000 masker kepada pedagang sebagai upaya memutus penyebaran Covid-19. (Foto: Istimewa)

Pariaman | Datiak.com – Di saat pandemi Covid-19, pemuda diharapkan menjadi agen perubahan untuk memutus penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan ikut aktif dalam menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Sumatera Barat Nonor 6 Tahun 2020, tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Bisa juga dengan menyumbangkan masker kepada masyarakat.

“Memperingati Sumpah Pemuda, kami dari Kwarcab 16 Pramuka Kota Pariaman menggandeng organisasi pemuda membagikan 1.000 masker kepada warga Kota Pariaman,” kata Plt Kwarcab 16 Pramuka Kota Pariaman, Hendri, di Monumen Asean/ Youth Center Park Pariaman, Sabtu (24/10).

Menamai gerakan dengan Aksi Bakti Pemuda Kota Pariaman diawali Upacara Bendera dipimpin oleh Plt Kwarcab 16 Pramuka Kota Pariaman, Hendri. Saat upacara pengibaran Bendera Merah Putih juga diikuti pengucapan ikrar Sumpah Pemuda yang dibacakan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pariaman, Febrian Mirdani.

BACA JUGA:  Warga Padang Bisa Ditangkap Keluar Malam

Lalu, dilanjutkan pembagian 1.000 masker. Dimulai dari Monumen Asean Youth Park menuju Pantai Gandoriah, Stasiun KA dan terakhir di Pasar Pariaman. “Bakti Pemuda Kota Pariaman ini juga melibatkan komunitas. Seperti Forum Komunitas Hijau (FKH) Kota Pariaman, KNPI, Pariaman Berlari dan Forum Youth Centre Kota Pariaman,” ungkapnya.

Hendri menyebut, sekarang masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker beraktivitas di luar ruangan. Untuk itu, sosialisasi maksimal masih sangat dibutuhkan, agar masker membudaya di masyarakat guna memutus penyebaran Covid-19.

“Dengan kegiatan ini sekaligus menyosialisasikan kepada masyarakat dan pedagang untuk selalu menggunakan masker di setiap kesempatan. Apalagi saat ini Perda No. 6 Tahun 2020 tentang AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) sudah mulai diaktifkan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Guru di Nagari Terisolir Dapat Tunjangan Khusus Kemendes

Hendri juga berharap pemuda menjadi pelopor dan menularkanya kepada lingkungan dan rekan-rekan mereka. Yakni soal pentingnya menggunakan masker dan menjalani protokol kesehatan lainnya, seperti menjaga jarak interaksi, rajin cuci tangan menggunakan sabun, serta kebiasaan hidup bersih lainnya.

“Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan masker sangatlah penting. Makanya, para pemuda sebagai generasi penerus harus menjadi pelopor merangkul masyarakat pentingnya memakai masker. Jika ini berhasil, tentunya akan menjadi nilai ibadah karena kita sudah menyelamatkan kesehatan masyarakat,” pungkas Hendri. (da.)

  • Bagikan