Langgar PSBB, Tidak Puasa, 24 Orang Ini Diangkut Polisi

  • Bagikan
warga yang melanggar PSBB di padang
warga yang melanggar PSBB di padang

Padang – Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumatera Barat diperpanjang sejak 6-19 Mei 2020. Ketetapan itu berdasarkan kesepakatan pemerintah provinsi dan seluruh kabupaten/kota di Sumbar.

Namun, masih saja ada warga yang belum menyikapi serius perpanjangan PSBB tersebut. Contohnya di Kota Padang, masih ditemukan warga yang membentuk perkumpulan. Sehingga, mereka harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Bahkan, sebanyak 24 warga diangkut ke Mapolres Padang. Mereka kedapatan berkumpul santai di warung, dan kedapatan tidak menunaikan ibadah berpuasa. Sehingga, mereka diamankan oleh petugas kepolisian yang melaksanakan razia berskala besar, Kamis (7/5) siang.

Sesampainya di Mapolres Padang, para pelanggar PSBB plus tidak berpuasa tersebut, diberi peringatan keras oleh Kapolresta Padang, Kombes Pol Yulmar Try Himawan. Sebelum dilepaskan, meraka difoto dan diminta membuat surat perjanjian sebelum dilepaskan.

“Benar. Kami masih menemukan adanya warga yang berkumpul-kumpul tadi. Bahkan ada yang kedapatan asyik bermain kartu dan tidak puasa. Mereka langsung diangkut oleh petugas kita,” ujar Kombes Pol Yulmar didampinggi Waka Polres Padang, AKBP Haris Hadis.

Padahal, imbuhnya, pemerintah dan kepolisian sudah sangat gencar mensosialisasikan pelaksanaan PSBB di Sumbar. Bahkan, saat patroli digelar pihaknya setiap hari, warga selalu diperingati tentang aturan PSBB.

Untuk itu, sekarang pihaknya mulai mengambil langkah tegas untuk memperingati para pelanggar aturan tersebut. Salah satunya dengan mengangkut mereka ke mapolres untuk didata secara lengkap.

“Kalau mereka masih ditemukan melakukan pelanggaran serupa, kami akan mengambil langkah lebih tegas, yaitu dengan mengurung mereka di sel sesuai aturan dalam undang-undang yang diberlakukan,” tegas Kombes Pol Yulmar.

“Jadi tolong diingat. Jika tidak ingin dipenjarakan, haruslah taati segala aturan yang sudah ditetapkan. Aturan ini penting untuk keamanan masyarakat,” pungkas Kombes Pol Yulmar. (da.)

  • Bagikan