Kuota Jemaah Haji Sumbar Diputuskan, Kurang 35% dari Sebelum Pandemi

  • Bagikan
Kuota Jemaah Haji Sumbar 2022
Kakanwil Kemenag Sumbar Helmi saat memberikan sambutan dalam sebuah kegiatan. (Foto: Kanwil Kemenag Sumbar)

Padang | Datiak.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sumbar Helmi menjelaskan, kuota jemaah haji Sumbar tahun 1443 Hijriah/2022 Masehi sekitar 2.093 jemaah. Hal itu berdasar Surat Dirjen PHU Kemenag RI mengenai Klarifikasi Jamaah Haji Reguler Tahun 1443H/2022M.

Menurut dia, berdasar info Kepala Bagian Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Joben, jumlah ini lebih kurang 35% dari jumlahnya kuota jemaah haji Sumbar pada beberapa tahun saat sebelum periode wabah yang sejumlah kurang lebih 7.000 lebih.

“Tetapi semuanya telah ketentuan dari pemerintahan Arab Saudi. Kanwil Kemenag Sumbar bisa lakukan klarifikasi persiapan keberangkatan jamaah haji lunas tahun 1441H/2020M terhitung jamaah haji yang ambil uang pembayaran pelunasan pembayaran Bipih (Ongkos Penyelenggaraan Beribadah Haji).

Dia menambah, jemaah haji yang hendak diberangkatkan ini telah masuk ke peruntukan kuota jemaah haji Sumbar tahun 1443H/2022M berdasar nomor urut jatah pada masing-masing kabupaten kota.

Sementara untuk umur, jemaah haji yang diperbolehkan mengadakan beribadah haji, pemerintahan Arab Saudi juga memutuskan di bawah 65 tahun.

Umur minimum, 18 tahun per 4 Juni 2022. Sementara untuk umur di bawah 65 tahun dengan batas kelahiran 8 Juli 1957.

Selanjutnya ketetapan lain lanjut, jemaah yang pergi tidak pernah menjalankan beribadah haji atau pernah dengan batasan paling singkat 10 (sepuluh) tahun semenjak menjalankan beribadah haji paling akhir.

Helmi benar-benar mengucapkan syukur dan ucapkan selamat untuk dibolehkannya penyelenggaraan beribadah haji tahun ini. “Terlebih lagi telah 2 tahun penerapan beribadah haji terlambat karena wabah Covid-19,” katanya.

Selanjutnya, untuk jemaah haji yang tidak dapat pergi untuk selalu bersabar, karena Arab Saudi masih batasi jumlah dan umur Jamaah yang diperbolehkan untuk pergi haji.

“Kita harus turuti semua ketetapan yang sudah diputuskan Pemerintahan Arab Saudi dan Pemerintahan Indonesia,” katanya.

“Kita mengharap tahun depannya, kuota Jamaah haji Indonesia normal kembali dan batasan umur tak lagi di bawah 65 tahun. Semoga pemerintahan lebih mengutamakan Jamaah lanjut usia yang telah menuggu lama,” tambahnya.

Sekarang ini, Kanwil Kemenag Sumbar melakukan penyiapan dan proses penyelenggaraan beribadah haji dimulai dari penghimpunan paspor dan penyiapan yang lain

Dijumpai, Pemerintahan Arab Saudi sudah umumkan dan meluluskan 1 juta jamaah mengadakan beribadah haji di tahun 1443 hijriah.

Selin kuota jemaah haji Sumbar, Kanwil Kemenag Sumbar juga menginformasikan bahwa Arab Saudi memberi kuota 100.051 jamaah asal Indonesia, dengan ketetapan batasan umur di bawah 65 tahun. (da.)

  • Bagikan