Minggu, 25 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Kondisi Jalan Lubuk Tarok masih Butuh Banyak Pembenahan

Kondisi jalan di Lubuk Tarok yang butuh pembenahan. (Foto: Ist)
204 pembaca

Sijunjung | Datiak.com – Jalan Lubuk Tarok di Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, kembali mengalami kerusakan yang cukup signifikan. Padahal, jalan itu baru saja selesai dibangun.

Beberapa titik di jalan tersebut terlihat retak, pecah, rengkahan, bahkan material semen terkikis hanya setelah selesai proses pembangunan. Infrastuktur yang mengalami masalah terletak di Simpang Kilometer Tujuh (Km 7) Lubuk Tarok, Kecamatan Lubuk Tarok.

Menurut Rafles, salah seorang tokoh masyarakat Lubuk Tarok, pada Kamis (21/12), “Baru saja dibangun, ruas jalan kabupaten di Simpang Km7 itu sudah banyak yang pecah-pecah dan retak.”

Pembangunan fisik jalan Lubuk Tarok dinilai tidak sesuai harapan, dan hal ini membuat sejumlah warga merasa kecewa. Warga menduga bahwa kualitas pekerjaan rigit beton kurang baik, sehingga jalan langsung mengalami kerusakan setelah pembangunan selesai.

Beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Sijunjung, Iraddatillah, bahkan dicegat oleh para warga saat melintasi jalan Lubuk Tarok tersebut. Warga melaporkan kondisi fisik jalan yang tidak baik dan meminta agar segera diperbaiki.

Rafles menyatakan, “Saya yang mencegat pak Wabup dan rombongan menunjukkan jalan rusak itu, seketika Wabup turun dari mobinya langsung kami ceritakan fenomena yang terjadi ini.”

Menurutnya, faktor pekerjaan asal jadi menjadi penyebab fisik jalan yang kurang baik, sehingga kualitasnya rendah dan cepat mengalami kerusakan. Beberapa titik terdapat retakan dan pecah-pecah.

Warga meminta agar titik-titik kerusakan segera diperbaiki sebelum semakin parah. Jika tidak, dikhawatirkan kerusakan akan terus meluas hingga badan jalan hancur.

Kepala Dinas PUPR Sijunjung, Syariwan, mengakui telah mendapatkan laporan mengenai masalah ini. Ia menyatakan bahwa secara umum, lebih dari 40 titik membutuhkan penanganan.

Terkait jalan kabupaten di Simpang Km7 Lubuk Tarok yang rusak, Syafriwan menjelaskan bahwa masih dalam masa pemeliharaan.

Artinya, jalan tersebut masih tanggung jawab pelaksana, dan akan segera diperbaiki kembali. “Jalan itu masih dalam masa pemeliharaan, sehingga akan disempurnakan lagi,” ungkapnya. (*)