Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Kekayaan Cabup dan Cawabup Padangpariaman

  • Bagikan
Ilustrasi berita laporan Kekayaan Cabup dan Cawabup Padangpariaman. (Gambar: Istimewa)

Padangpariaman | Datiak.com – Jika sebelumnya telah disajikan harta kekayaan Cagub dan Cawagub Sumbar, kali ini Datiak.com menghimpun harta kekayaan calon kepala daerah di tingkat kabupaten/kota. Penyajian dimulai dari Harta Kekayaan Cabup dan Cawabup Padangpariaman.

Sama seperti sebelumnya, data ini juga dikumpulkan dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), di situs resmi e-Announcement LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemaparan kekayaan Cabup dan Cawabup Padangpariaman ini, dimulai dari harta kekayaan terbanyak.

1. Refrizal

Harta kekayaan cabup dan cawabup Padangpariaman Refrizal.

Deretan pertama ditempati bakal Cabup Padangapriaman, Refrizal. Politisi PKS ini adalah mantan anggota DPR RI. Dari LHKPN yang dilaporkan 31 Desember 2018, Refrizal tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 6.028.322.773.

Tanah dan Bangunan

Harta kekayaan berupa tanah dan bangunan milik Refrizal tercatat dengan nilai total Rp 4.868.920.000, yang dirincikan sebagai berikut:

  • Tanah dan bangunan seluas 199 m2/100 m2 di Jakarta Timur (hasil sendiri) Rp 978.445.000.
  • Tanah dan bangunan seluas 299 m2/489 m2 di Jakarta Timur (hasil sendiri) Rp 2.390.475.000.
  • Tanah dan bangunan seluas 32 m2/32 m2 di Depok (hasil sendiri) Rp 500 juta.
  • Tanah dan bangunan seluas 1000 m2/50 m2 di Bogor (hasil sendiri) Rp 1 miliar.

Alat Transportasi dan Mesin

Sedangkan harta kekayaan Refrizal yang berbentuk alat transportasi dan mesin, terdata dengan nilai total Rp 1.100.500.000, dengan dirincikan sebagai berikut:

  • Mobil Honda Mobillio Minibus tahun 2014 (hasil sendiri) Rp 160 juta.
  • Mobil Toyota Land Cruiser Jeep tahun 2001 (hasil sendiri) Rp 250 juta.
  • Mobil BMW Sedan tahun 1993 (hasil sendiri) Rp 45 juta.
  • Mobil Nissan Terrano Jeep tahun 2004 (hasil sendiri) Rp 90 juta.
  • Mobil Daihatsu Pick Up tahun 2006 (hasil sendiri) Rp 30 juta.
  • Sepeda Motor Suzuki tahun 2008 (hasil sendiri) Rp 6,5 juta.
  • Sepeda Motor Suzuki tahun 2008 (hasil sendiri) Rp 7 juta.
  • Sepeda Motor Yamaha V-IXION tahun 2009 (hasil sendiri) Rp 10 juta.
  • Mobil Hyundai Minibus tahun 2010 (hasil sendiri) Rp 100 juta.
  • Sepeda Motor Honda Karisma tahun 2005 (hasil sendiri) Rp 2 juta.
  • Mobil BMW Diesel tahun 2015 (hasil sendiri) Rp 400 juta.
BACA JUGA:  Mahyeldi Rasakan Langsung Kesulitan Petani Kopi

Sedangkan harta bergerak lainnya milik Refrizal tecatat sebesar Rp 18 juta, lalu berupa kas dan setara kas sebanyak Rp 40.902.773. Dalam laporan itu, Refrizal tercatat tidak memiliki hutang.

2. Suhatri Bur

Harta kekayaan cabup dan cawabup Padangpariaman Suhatri Bur.

Posisi kedua ditempati bakal Cabup Padangapriaman, Suhatri Bur. Politisi PAN ini sekarang menjabat sebagai Wakil Bupati Padangpariaman. Dari LHKPN yang dilaporkan 31 Desember 2019, Suhatri Bur tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 2.931.668.415.

Tanah dan Bangunan

Harta kekayaan berupa tanah dan bangunan milik Suhatri Bur tercatat dengan nilai total Rp 958.250.000, yang dirincikan sebagai berikut:

  • Bangunan seluas 400 m2 di Padangpariaman (hasil sendiri) Rp 700 juta.
  • Tanah seluas 1.965 m2 di Padangpariaman (hasil sendiri) Rp 98.250.000.
  • Tanah seluas 2.000 m2 di Padangpariaman (hasil sendiri) Rp 70 juta.
  • Tanah seluas 600 m2 di Kota Bintan (hasil sendiri) Rp 90 juta.

Alat Transportasi dan Mesin

Sedangkan harta kekayaan Suhatri Bur yang berbentuk alat transportasi dan mesin, terdata dengan nilai total Rp 18 juta, dengan dirincikan sebagai berikut:

  • Sepeda Motor Honda tahun 2010 (hasil sendiri) Rp 5 juta.
  • Sepeda Motor Honda Beat tahun 2019 (hasil sendiri) Rp 13 juta.

Sedangkan harta bergerak lainnya milik Suhatri Bur tecatat sebesar Rp 124.124.000, lalu berupa kas dan setara kas sebanyak Rp 1.831.294.415. Dalam laporan itu, Suhatri Bur tercatat tidak memiliki hutang.

3. Happy Neldy

Happy Neldy

Posisi ketiga ditempati bakal Cawabup Padangapriaman, Happy Neldy. Politisi Gerindra ini, maju di Pilkada Padangpariaman mendampingi Refrizal. Dari LHKPN yang dilaporkan 31 Desember 2019, Happy Neldy tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 1.449.000.000.

BACA JUGA:  Nagari Lubuk Pandan Butuh Perbaikan Jalan dan Irigasi

Tanah dan Bangunan

Harta kekayaan berupa tanah dan bangunan milik Happy Neldy tercatat dengan nilai total Rp 1,3 miliar, yang dirincikan sebagai berikut:

  • Tanah seluas 150 m2 di Padangpariaman (hasil sendiri) Rp 650 juta.
  • Tanah seluas 10.000 m2 di Pasaman (hasil sendiri) Rp 150 juta.
  • Tanah seluas 8.400 m2 di Padangpariaman (hasil sendiri) Rp 500 juta.

Alat Transportasi dan Mesin

Sedangkan harta kekayaan Happy Neldy yang berbentuk alat transportasi dan mesin, terdata dengan nilai total Rp 185 juta, yaitu berupa Mobil Honda Jeep tahun 2011 (hasil sendiri) Rp 185 juta.

Sementara itu, harta Happy Neldy berupa kas dan setara kas sebanyak Rp 50 juta. Dalam laporan itu, Happy Neldy tercatat memiliki hutang sebanyak Rp 86 juta.

4. Rahmang

Rahmang

Deretan keempat ditempati bakal Cawabup Padangapriaman, Rahmang. Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padangpariaman ini, maju di Pilkada Padangpariaman mendampingi Suhatri Bur. Dari LHKPN yang dilaporkan 31 Desember 2019, Rahmang tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 811 juta.

Tanah dan Bangunan

Harta kekayaan berupa tanah dan bangunan milik Rahmang tercatat dengan nilai total Rp 1.140.000.000, yang dirincikan sebagai berikut:

1. Tanah seluas 640 m2 di Padangpariaman (hasil sendiri) Rp 230 juta.
2. Tanah dan bangunan seluas 180 m2/180 m2 di Padangpariaman (hasil sendiri) Rp 910 juta.

Alat Transportasi dan Mesin

Sedangkan harta kekayaan Rahmang yang berbentuk alat transportasi dan mesin, terdata dengan nilai total Rp 254 juta, dengan dirincikan sebagai berikut:

1. Mobil Honda Jazz tahun 2014 (hasil sendiri) Rp 130 juta.
2. Motor Honda PCX tahun 2018 (hasil sendiri) Rp 24 juta.
3. Mobil Toyota Corolla Altis tahun 2009 (hasil sendiri) Rp 100 juta.

Sementara itu, harta Rahmang berupa kas dan setara kas sebanyak Rp 6 juta. Dalam laporan itu, Rahmang tercatat memiliki hutang sebanyak Rp 589 juta.

BACA JUGA:  Di Solok, Pengedar Satu Kampung Ditangkap
5. Taslim

Taslim

Deretan kelima ditempati bakal Cawabup Padangapriaman, Taslim. Mantan Kepala Badan Keuangan Daerah Padangpariaman ini, maju di Pilkada Padangpariaman mendampingi Tri Suryadi. Dari LHKPN yang dilaporkan 1 September 2020, Taslim tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 403.169.488.

Tanah dan Bangunan

Harta kekayaan berupa tanah dan bangunan milik Taslim tercatat dengan nilai total Rp 145 juta, yang dirincikan sebagai berikut:

1. Tanah dan bangunan seluas 154 m2/21 m2 di Padang (hasil sendiri) Rp 55 juta.
2. Tanah dan bangunan seluas 190 m2/77 m2 di Pariaman (hasil sendiri) Rp 55 juta.
3. Tanah seluas 890 m2 di Padangpariaman (hasil sendiri) Rp 35 juta.

Alat Transportasi dan Mesin

Sedangkan harta kekayaan Taslim yang berbentuk alat transportasi dan mesin, terdata dengan nilai total Rp 225 juta, yaitu berupa Mobil Toyota Fortuner tahun 2012 (hasil sendiri).

Sementara itu, harta Taslim berupa kas dan setara kas sebanyak Rp 33.169.488. Dalam laporan itu, Taslim tercatat tidak memiliki hutang.

6. Tri Suryadi

Harta kekayaan cabup dan cawabup Padangpariaman Tri Suryadi.

Posisi terakhir ditempati bakal Cabup Padangapriaman, Tri Suryadi. Politisi Gerindra ini, sebelumnya menjabat anggota DPRD Sumbar. Dari LHKPN yang dilaporkan 31 Desember 2018, Tri Suryadi tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp -85.631.584.

Dalam laporan tersebut, Tri Suryadi tidak memiliki harta kekayaan berupa tanah ataupun bangunan. Begitupun harta kekayaan berupa alat transportasi dan mesin. Sedangkan hartanya dalam bentuk kas dan setera kas, tercatat sebanyak Rp 12 juta.

Sementara itu, masih diambil dari laporan e-Announcement LHKPN KPK itu, Tri Suryadi tercatat memiliki hutang sebanyak Rp 97.631.584.

Catatan: Laporan arta kekayaan Cabup dan Cawabup Padangpariaman ditujukan semata-mata sebagai penjawab pertanyaan masyarakat. Selain itu, untuk mempermudah masyarakat memperoleh rangkuman secara lengkap, tanpa harus mengunduh dokumen di e-Announcement LHKPN KPK. (da.)

  • Bagikan