Kecelakaan Lalulintas di Sumbar: 8 Tewas, Ratusan Luka-luka

  • Bagikan
kecelakaan lalulintas di Sumbar saat Idul Fitri 1443 hari ini
Ilustrasi kecelakaan. Di Sumbar, dari tanggal 28 April hingga 4 Mei 2022, tercatat 69 kejadian laka lantas. (Foto: Pixabay)

Padang | Datiak.com – Kasus kecelakaan lalulintas di Sumbar pada momen libur Lebaran tahun ini mengalami peningkatan. Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumbar mencatat selama libur lebaran Idul Fitri 1443 H, atau tiga hari setelah Lebaran, telah terjadi 69 kasus laka lantas di Sumbar. Sebanyak 8 orang dilaporkan meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu menyebutkan, jika dibandingkan tahun sebelumnya, kecelakaan lalulintas di Sumbar saat libur Idul Fitri tahun ini mengalami kenaikan.

“Ini data dari H-4 hingga H+3 Lebaran, atau dari tanggal 28 April hingga 4 Mei 2022. Ada 69 kejadian laka lantas (kecelakaan lalulintas), delapan kejadian diantaranya mengakibatkan delapan orang korban meninggal,” sebut Satake Bayu.

Ia menjelaskan jika dibandingkan dari tahun 2021, terjadi kenaikan sekitar 25 kasus kecelakaan lalulintas di Sumbar dibanding tahun 2022. “Pada tahun lalu (2021, red) jumlah kecelakaan sebanyak 44 laka dan tahun ini 69 laka begitu juga dengan korban jiwa, tahun lalu tiga orang,” ungkapnya.

Ia merinci dari delapan korban kecelakaan lalulintas di Sumbar. Yakni dua kasus laka di Polres Padang, dua kasus laka di Polres Pasaman Barat, satu kasus laka di Polres Sijunjung, satu kasus laka di Polres Tanahdatar, satu kasus laka di Polres Pasaman dan satu kasus laka di Polres Padangpariaman.

Selain korban meninggal dunia, tahun ini tercatat 6 orang mengalami luka berat dan 129 orang mengalami luka ringan dalam kasus kecelakaan lalulintas di Sumbar.

“Untuk luka berat mengalami penurunan sebanyak minus satu orang, pada  tahun 2021 luka berat hanya 5 orang, lalu untuk luka ringan naik lebih dari 100 persen, pada tahun lalu hanya 61 orang saja yang mengalami luka ringan,” ungkapnya.

Kemudian, untuk tilang pada tahun ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnnya. “Pada tahun ini sebanyak 187 surat tilang, sedangkan pada tahun sebelumnya sebanyak 244 surat tilang,” jelasnya.

Lalu, Satake menambahkan untuk teguran mengalami kenaikan sebanyak sekitar 200 persen. “Tahun ini teguran sebanyak 2.544 dan tahun sebelumnnya sebanyak 866,” ujarnya.

Terhitung mulai Operasi Ketupat Singgalang 2022 hingga H+3 kerugian material yang disebabkan laka lantas sebesar Rp 255.600.000. Ia menyebutkan Operasi Ketupat Singgalang 2022 dimulai dari 28 April hingga 9 Mei 2022 mendatang.

Terkait pengamanan, Polda Sumbar menurunkan 2.342 personel  disiapkan dalam rangka momen Lebaran Idul Fitri ini. “Selain dari kepolisian ada juga instansi lainya, dengan totalnya ada 2.342 orang personel yang dikerahkan,” ujarnya.

Satake mengimbau seluruh pengendara yang hendak berlibur dan balik kembali, agar meningkatkan kewaspadaan dalam berkendara. “Utamakan keselamatan berkendara, kalau lelah dan ngantuk disarankan sebaiknya beristirahat di lokasi-lokasi yang telah disediakan, lalu kalau kurang sehat segera berobat dan untuk pertolongan pertama ada tim kesehatan di Pos Pengamanan,” pungkasnya. (da.)


  • Bagikan