Kebakaran SPBU Diduga karena Ada Konsumen Merokok

  • Bagikan
Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan didampingi Kasat Reskrim Iptu Fetrizal beserta jajaran saat olah TKP kebakaran SPBU Muarobodi, Senin (24/8). (Foto: Istimewa)

Sijunjung | Datiak.com – Polres mengungkapkan indikasi terkait kebakaran SPBU Muarobodi, Kecamatan IV Nagari, Jumat (22/8). Yakni adanya dugaan oknum konsumen yang merokok ketika membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di sana. Hal itu disampaikan Kapolres Sijunjung, AKBP Andry Kurniawan, saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Senin (24/8).

“Hari ini (24/8) jajaran kami kembali melakukan olah TKP, untuk mengungkap penyebab kebakaran ini. Termasuk diantaranya dugaan kelalaian karyawan SPBU,” ujar Andry didampingi Kasat Reskrim Polres Sijunjung, Iptu Fetrizal.

Menurut Andry, segala kemungkinan bisa saja menjadi dugaan penyebab kebakaran. Namun, kepastiannya tentu berdasarkan fakta dan data akurat. Untuk dugaan sementara, katanya memang karena ada kelalaian dari konsumen SPBU.

“Makanya sekarang petugas kami terus mengumpulkan bukti-bukti terkait serta meminta keterangan para saksi,” kata mantan Kapolres Pariaman itu.

Pasca kebakaran SPBU, polisi memagar SPBU menggunakan police line. Mobil Kijang BA 1891 JD yang diduga sebagai sumber api, masih berada di SPBU itu. Namun, jeriken yang sempat bertebaran di sana, diamankan kepolisian untuk dijadikan barang bukti.

Seperti diketahui, kebakaran SPBU Muarobodi terjadi pada Jumat Jumat (22/8). Akibatnya, satu unit mobil Kijang, dua unit sepeda motor, serta alat pompa BBM khusus premium hangut dilalap api. Kejadian itu diduga bermula dari percikan api yang secara tiba-tiba muncul dari Mobil Kijang BA 1891 JD. (da)

  • Bagikan