Kebakaran di Dusun Sinabak, Hanguskan 1 Ha Lahan Warga

  • Bagikan
kebakaran di Dusun Sinabak
Lahan milik Rido Hutasoid, warga Dusun Sinabak tampak habis dilalap api. (Foto: Ist)

Mentawai | Datiak.com – Kebakaran di Dusun Sinabak, Desa Sidomakmur, Kecamatan Sipora Utara, menghanguskan sekitar 1 hektare (ha) lahan milik Rido Hutasoid (40 tahun), Kamis (24/3) sekitar pukul 13.30 WIB. Periswita itu dinilai karena keteledoran anggota dari Rido sendiri.

Lokasi di Dusun Sinabak tersebut berjarak sekitar 800 meter dari kantor Camat Sipora Utara. Beruntung, kobaran api tidak sampai menyebar ke lahan yang lain. Api dapat dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran setelah 20 menit kemudian.

Kejadian itu berawal saat Pamer Pardede (38 tahun) yang merupakan anggota dari Rido, membersihkan lahan dengan cara membakar kayu dan rerumputan di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB. Namun, belum tuntas api pembakaran dipadamkan oleh Pamer, dia memilih pulang ke rumah untuk istirahat siang.

Setelah kembali dari istirahat sekitar pukul 13.30 WIB, ia mendapati api sudah meluas di sekitar lokasi. Ia sempat berupaya memadamkan api tersebut dengan peralatan seadanya. Namun api sudah meluas.

Menghadapi kondisi tersebut, Pamer pun menyampaikan informasi kepada pemilik lahan. Rido pun langsung menginformasikan kejadian itu kepada Damkar Kepulauan Mentawai.

Kepala Bidang Kebakaran Kepulauan Mentawai, Randi yang memimpin proses pemadaman kebakaran di Dusun Sinabak itu mengatakan, informasi kebakaran lahan tersebut masuk sekitar pukul 14.00 WIB. Api dapat dipadamkan sekitar 20 menit setelah tim damkar sampai ke lokasi.

“Alhamdulillah, api dapat kita padamkan yang juga dibantu oleh pihak kepolisian dan BPBD Kepulauan Mentawai. Tidak ada korban dalam kejadian ini, dan ini merupakan kebakaran lahan pertama sepanjang tahun 2022 ini,” ungkapnya.

Ia mengimbau masyarakat pemilik lahan tidak membakar lahan di saat musim kemarau seperti saat sekarang ini. Kalau pun mesti membakar, sebaiknya memastikan betul kondisi api sebelum ditinggalkan.

Sedangkan Kepala Pelaksana BPBD Kepulauan Mentawai, Novriadi yang turut hadir di lokasi kebakaran di Dusun Sinabak tersebut. Ia pun menilai bahwa kejadian tersebut merupakan sebuah kelalaian.

Ia berharap agar tidak lagi terulang kejadian serupa. Sebab, kebakaran di Dusun Sinabak itu tidak saja dapat merugikan pemilik lahan, namun juga merugikan sekitar serta akan berdampak terhadap lingkungan.

“Disengaja atau tidak, kita menilai ini ada unsur kelalaian. Ke depan, kita berharap, tidak ada lagi terjadi kejadian serupa. Ini perlu pengawasan bersama, tidak hanya BPBD, tetapi juga unsur yang lainnya, seperti TNI dan Polri,” ungkap mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian tersebut.

Terkait masih rendahnya pemahaman personel BPBD yang bertugas melakukan tindakan terhadap karhutla tersebut, Novriadi menilai, akan melakukan pembekalan ulang. Di samping itu juga, peralatan pemadam yang baru juga belum cukup familiar bagi mereka. (da.)


Baca berita Kepulauan Mentawai hari ini di Datiak.com.

  • Bagikan