Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Karateka Sumbar Ikut 8 Nomor Pertandingan di PON Papua

  • Bagikan
karateka Sumbar 2021
Pengurus Forki Sumbar saat pelepasan karateka Sumbar dan ofisial yang akan berlaga pada ajang PON XX Papua. (Foto: Forki Sumbar)

Padang | Datiak.com – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Sumbar membidik dua medali emas, dengan menerjunkan karateka Sumbar di 8 nomor pertandingan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX. Hal tersebut diungkapkan manager tim Jasman didampingi pelatih Martinel Prihastuti, Zelly Heriyanto, dan Nazar Efendi di Padang, Sabtu (2/10/2021).

“Kita punya target minimal satu medali emas, maksimal dua medali emas. Plus medali-medali perak dan perunggu,” ujar Jasman saat pelepasan para karateka.

Karateka Sumbar yang ambil bagian pada PON kali ini antara lain Milio Oner, Rama Shinta Syafmelita, Iqlimatul Aini, Yelfifa Wulandari, Fadila Rahmi, Yayuk Delia Safitri, Anisa Septiara Efendi, dan Putri Azhani Amelia.

Mereka akan bertolak ke Papua pada Kamis (7/10/2021). Di sana mereka akan ikut serta pada delapan nomor dari 17 nomor yang dipertandingkan. Mulai dari kelas kumite sebanyak lima kelas, kumite beregu putri, kata beregu putri, dan kata perorangan putri.

BACA JUGA:  Kurangnya Guru PNS jadi Sorotan DPRD Kabupaten Solok

Jasman mengakui, meski tidak mudah namun target tersebut ditetapkan setelah manager bersama para pelatih melihat hasil evaluasi. Baik dari segi latihan maupun melihat kemampuan tim dari daerah lain  selama ini.

“Pada PON 2008 di Kalimantan Timur Sumbar meraih medali emas dan PON 2012 di Riau juga meraih medali emas. Sementara pada PON 2016 di Jawa Barat memang Sumbar tidak mendapat apa-apa. Tapi kita akan berupaya mencetak sejarah lagi pada PON 2021 Papua ini,” ungkapnya.

Sejauh ini persiapan para karateka Sumbar dinilai telah maksimal. Training camp telah berjalan sejak Juni lalu. “Tiga bulan belakangan ini kita TC penuh. Semua anak-anak kita campkan di tempat penginapan, dan pagi-sore kita latihan,” ujarnya.

Sementara dari segi mental, menurut mantan juri karate PON 2008 di Kalimantan Timur dan PON 2012 di Riau ini, para karateka Sumbar yang diterjunkan untuk bertanding pada PON XX di Papua tidak perlu diragukan lagi.

BACA JUGA:  Porprov Sumbar Tahun Ini Resmi Dibatalkan

“Namun perkiraan kita, lawan itu dari DKI Jakarta, Jawa Barat. Terus di luar pulau Jawa, Sulawesi Selatan, Bali, dan Sumatera Utara,” sebut Jasman.

Sedangkan Ketua Umun Forki Sumbar Andre Rosiade melalui telekomunikasi virtual menyampaikan, Forki Sumbar memberikan uang saku senilai Rp 5 juta per orang, kepada seluruh tim karate Sumbar yang berangkat ke Papua.

Selain itu, pihaknya juga berjanji bakal memberikan sejumlah reward kepada para karateka Sumbar, apabila berhasil merebut medali. Khusus untuk Emas Beregu, Forki Sumbar menyiapkan Rp 50 juta, Perak beregu sebesar Rp 30 juta, perunggu Rp 20 juta.

Sementara untuk perseorangan, medali emas 40 Rp juta, perak Rp 25 juta, dan medali perunggu Rp 15 juta. Para pelatih, satu medali emas akan diberikan reward sebesar Rp 25 juta, perak Rp 17,5 juta, dan perunggu Rp 10 juta.

BACA JUGA:  Oknum Pelatih Tenis Meja di Dharmasraya Diringkus Polisi

”Selamat berjuang dan selamat bertugas untuk para atlet dan ofisial. Mari kita harumkan nama Forki, mari kita persembahkan yang terbaik untuk Ranah Minang yang kita cintai ini,” tutup Andre yang juga anggota DPR RI itu. (da.)


Temukan berita Padang hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan