Kapal Antar Pulau di Mentawai kembali Kesulitan Bahan Bakar

  • Bagikan
Kapal antar pulau di Mentawai
Kapal antar pulau di Mentawai, Nade, yang tidak bisa berlayar karena kehabisan bahan bakar. (Foto: Sabarial/Datiak.com)

Mentawai | Datiak.com – Kapal Antar Pulau di Mentawai kembali mengalami kesulitan bahan bakar. Kemarin, Dinas Perhubungan mengkonfirmasi pembatalan keberangkapan kapal antar pulau Nade hari ini (29/3).

“Benar kita batalkan keberangkatannya kapal Nade trayek Tuapeijat-Sikakap, karena tidak ada BBM jenis solar di Tuapejat,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kepulauan Mentawai, Tohab M Nababan, kemarin.

Katanya, stok BBM jenis solar di SPBU Km 2 Tuapejat sudah habis total. Begitupun di SPBU lainnya di pusat Kabupaten Kepulauan Mentawai tersebut. “Biasanya kapal antar pulau di Mentawai ini beli bahan bakar di SPBU Km 2,” ungkapnya.

Menajer SPBU Km 2 Tuapejat, Suheri Siregar, membenarkan bahwa stok BBM jenis solar sudah kosong. Sebab, beberapa waktu belakang permintaan bahan bakar solar itu mengalami peningkatan.

“Sekitar 4 bulan terakhir ini, kami kewalahan karena permintaan solar yang biasanya 4 ton per harinya, naik antara 6 hingga 7 ton sehari,” ungkap Suheri.

Padahal, dalam sekali kapal minyak masuk ke Tuapejat, pihaknya hanya mampu menampung 24 ton bahan bakar tersebut. Dalam satu minggu, kapal pengangkut BBM masuk dua kali.

Jadi, setiap seminggu tersedia 48 ton BBM di SPBU Km 2 itu. “BBM kita baru akan masuk pada awal April, sekitar tanggal 4,” tukasnya. (da.)


Baca berita Kepulauan Mentawai hari ini di Datiak.com.

  • Bagikan