Kantor Bupati dan Fasilitas Umum Didisinfeksi Lagi

  • Bagikan
Petugas BPBD Padangpariaman saat menyemprotkan disinfektan di Kantor Bupati Padangpariaman, Senin (24/8). (Foto: Humas)

Padangpariaman | Datiak.com – Pemerintah Kabupaten Padangpariaman kembali menggencarkan pelaksanaan disinfeksi di kantor bupati, Senin (24/8). Hal itu bentuk tindaklanjut pasca dinyatakannya Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni, positif terpapar Covid-19, Minggu (23/8).

Tidak hanya kantor dan pendopo Bupati Padangpariaman, disinfeksi yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padangpariaman, turut menyasar fasilitas umum (fasum) dan titik keramaian. Di antaranya kantor bupati hingga kecamatan, swalayan dan pasar.

Pelaksanaan disinfeksi itu dipimpin oleh Sekretaris serta Kabid Kedaruratan BPBD Padangpariaman, yakni Syamsunar dan Edison.

“Penyemprotan disinfektan yang kami laksanakan mulai hari ini (24/8) berdasarkan intruksi Sekda (Sekkab) Padangpariaman,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Padangpariaman, Budi Mulya, saat dihubungi via telepon pribadinya.

Budi menjelaskan bahwa disinfeksi ditujukan untuk memutus rantai penyebaran. Untuk itu, fasum dan tempat pelayanan publik menjadi sasaran utama penyemprotan. “Semoga upaya ini bisa kembali membuat kita pada kondisi aman dari paparan Covid-19,” pungkasnya.

Sedangkan Sekretaris BPBD Padangpariaman Syamsunar mengatakan, pihkanya membentuk dua kelompok pelaksana disinfeksi tersebut. Masing-masing tim terdiri dari 20 orang personel.

“Kami juga mengajak masyarakat ataupun organisasi di Padangpariaman untuk aktif kembali menyemprotkan disinfektan di fasilitas umum. Terutama titik-titik yang sering disentuh di rumah,” ajaknya.

Terpisah, Sekkab Padangpariaman Jonpriadi membenarkan bahwa dirinya sudah mengintruksikan BPBD Padangpariaman untuk mendisinfeksi fasilitas umum dan tempat layanan publik.

“Ini sesuai tindaklanjut yang sudah kita bahas kemarin (23/4). Saya sangat berterima kasih atas respon cepat BPBD Padangpariaman,” ungkap Jonpriadi.

Jonpriadi turut mengungkapkan harapannya agar langkah tersebut dapat memutus rantai penyebaran Covid-19 secara total di Padangpariaman. “Kami mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Semoga kita semua dilindungi Allah SWT dari wabah ini,” pungkasnya. (da.)

  • Bagikan