Kalapas Pariaman Tindak Tegas Pelaku TikTok

  • Bagikan
Tiga orang napi yang terlibat masalah video TikTok saat hendak dipindahkan ke Kota Padang. Kalapas Pariaman mengatakan bahwa hal itu bentuk sanksi tegas terhadap perbuatan mereka.
Foto: Rozi Yardinal

Pariaman | Datiak.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II B Pariaman, Eddy Junaedi, menindak tegas nara pidana (napi) yang terlibat video TikTok. Yakni dengan memintahkan mereka ke Lapas Kota Pariaman. Hal itu dibenarkan Kalapas Pariaman saat dikonfirmasi awak media, kemarin (30/3).

Seperti diketahui, saat ini terdapat video TikTok yang viral di akun Facebook Karantina Pariaman. Pasalnya, dalam video itu, tiga orang napi perempuan tampil menggunakan pakaian seksi, sembari berjoget riang di depan kamera. Bahkan, di antara mereka terdapat seorang napi laki-laki.

Kejadian itu dibenarkan oleh Kalapas Pariaman kepada awak media. Namun, ia memastikan sudah menindak tegas para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau napi yang terdapat dalam video TikTok itu. Yakni dengan memindahkan mereka ke Lapas di Kota Padang.

BACA JUGA:  Kelangkaan Solar di Sumbar Bisa Lumpuhkan Perekonomian

Sebelum dikirim ke Padang, lanjut Eddy, napi yang melanggar aturan tersebut, telah dimasukkan ke dalam sel pengasingan. Setelah itu, mereka menjalani serangkaian pemeriksaan. “Yang perempuan di kirim ke Lapas Perempuan di Padang. Sedangkan yang laki-laki dikirim ke Lapas Padang,” ungkapnya.

Eddy menjelaskan kembali, sebelumnya seorang napi perempuan yang ada dalam video TikTok itu, sudah dikirim ke Lapas Perempuan di Padang. Pasalnya, saat razia ia kedapatan menyimpan smartphone. Memang dalam smartphone-nya tidak ditemukan adanya video TikTok.

“WBP perempuan yang satunya itu sudah dikirim dua bulan lalu. Makanya, sekarang tinggal dua orang lagi yang kita kirim ke Padang,” ujar Kalapas Pariaman.

Eddy yakin sanksi yang diberikan tersebut akan membuat mereka jerah. Terlebih pihaknya juga memastikan, para napi yang melanggar keamanan dan ketertiban itu kehilangan hak-haknya sebagai WBP.

BACA JUGA:  Polisi Buru Pelaku Pembuang Bayi di Pesisir Selatan

“Sesuai arahan pimpinan di kantor wilayah, kita sudah menetapkan sanksi tegas kepada mereka (napi yang terdapat dalam video TikTok, Red). Sebab, tindakan mereka sudah melanggar keamanan dan ketertiban,” tukas Eddy. (da.)

  • Bagikan