Rabu, 21 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Kades Tuapejat bakal Gelar Ritual Selama 2 Hari, Kenapa?

Kepala Desa Tuapejat, Pusuibiat T. Oinan. (Sabarial/Datiak.com)
560 pembaca

Mentawai | Datiak.com – Kades Tuapejat bakal gelar ritual selama 2 hari. Yakni pada 21- 22 Januari 2022. Lokasinya di Pantai Mapaddegat, Km 4 Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara. Wacana itu telah dimusyawarahkannya dengan tokoh masyarakat di desa tersebut.

“Kita telah sepakat bersama tokoh masyarakat untuk menggelar acara ritual atau doa bersama di Pantai Mapaddegat,” ungkap Kades Tuapejat, Pusuibiat T. Oinan, saat ditemui di kediamannya, Selasa (11/1).

Kades Tuapejat bakal gelar ritual berupa doa bersama, mengingat adanya insiden orang hanyut di Pantai Mapaddegat, Sabtu (1/1). Korbannya sebanyak 3 orang. Beruntung 2 orang terselamatkan.

“Malangnya 1 korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ucap Pusuibiat.

Namun, imbuh Pusuibiat, sebenarnya orang hanyut sudah cukup sering terjadi di Pantai Mapaddegat tersebut. Tercatat, sudah 7 orang korban tenggelam di sana yang meninggal. Makanya, Kades Tuapejat bakal gelar ritual masyarakat, untuk memohon doa dijauhkan dari malapetaka di sana.

“Selama ini kita tidak pernah gelar doa bersama. Makanya, dari kejadian 1 Januari 2022 itu kita mulai gelar doa bersama,” ungkapnya.

“Dalam pelaksanaan ritual tersebut, kita juga mengundang orangtua atau keluarga korban yang meninggal dunia dalam kejadian itu,” imbuhnya.

Koordinasi dengan Dinas Pariwisata

Kepala desa (kades) Tuapejat juga merencanakan untuk berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Mentawai dalam waktu dekat. Tujuannya untuk memaksimalkan sarana dan prasarana dalam menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan.

Posko baywatch maupun Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista), nantinya didukung peralatan seperti pelampung dan alat pengeras suara, serta peralatan terkait. Kemudian, memberi tanda peringatan di setiap tempat usaha di Pantai Mapaddegat.

“Kita berharap, dengan langkah ini wisatawan kita yang berkunjung ke Pantai Mapeddegat akan semakin merasa nyaman,” harapnya.

Iapun mengimbau masyarakat yang akan berwisata di Pantai Mapaddegat, agar tidak mandi di pantai menjelang acara ritual di laksanakan.

“Ini kita lakukan antisipasi supaya tidak sering terjadi lagi kejadian seperti ini,” imbuhnya. (da.)


Baca berita Kepulauan Mentawai hari ini di Datiak.com.

Avatar photo