Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Jumlah Pencaker di Tanahdatar masih Tinggi, BLK Dibenahi

  • Bagikan
Pencaker di Tanahdatar 2021
Wabup Tanahdatar, Richi Aprian, saat membuka pelatihan dan meresmikan gedung BLK Batusangkar di Limakaum, Selasa (2/11/2021). (Foto: Pemkab Tanahdatar)

Tanahdatar | Datiak.com – Jumlah pencaker di Tanahdatar masih tinggi. Jadi, sangat dibutuhkan berbagai upaya dalam mengatasi hal itu. Balai Latihan Kerja (BLK) merupakan salah satu solusi yang diusahakan oleh Pemerintah Kabupaten Tanahdatar.

Kasi Pembinaan Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Bidang Tenaga Kerja Dinas PMPTSP dan Naker Tanahdatar, Budi Syafputra, mengatakan bahwa sejak 2018-2020, terdapat 5.312 pencari kerja (pencaker) di Tanahdatar. Sedangkan sejak Januari-Oktober 2021 ini, tercatat 959 pencaker di Tanahdatar.

Dari 959 pencaker di Tanahdatar tersebut, 361 di antarannya pencaker laki-laki. Sedangkan 598 orang lainnya pencaker perempuan. Menurutnya, jumlah itu menunjukkan jika di Tanahdatar masih minim penyerapan tenaga kerja.

“Dari 959 tersebut, baru 12 persen atau sekitar 114 orang yang mendapatkan penempatan kerja, 85 di antaranya bekerja di Sumbar, 23 lainnya di luar Sumbar, sedangkan 6 orang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri,” papar Budi, Selasa (2/11/2021).

Dari 114 itu, merupakan para pencaker di Tanahdatar yang pernah dilatih dan dibina oleh PMPTSP dan Naker Tanahdatar baik melalui program BLK, maupun bidang Tenaga Kerja dari PMPTSP dan Naker sendiri.

Sementara itu, guna mencapai dan mewujudkan program unggulan (progul), salah satunya dengan menciptakan usahawan baru dan lapangan kerja. Untuk itu, Pemkab Tanahdatar satu per satu dan bertahap mulai menggelar berbagai langkah.

Salah satu langkah itu dengan melalui BLK untuk melahirkan usahawan baru dan ciptakan lapangan kerja, karena melalui BLK dapat dilakukan berbagai pelatihan mulai dari menjahit, Tata Boga dan Otomotif secara konsisten dilaksanakan.

“BLK sebagai salah satu lembaga pelatihan berbasis kompetensi sangat strategis dalam rangka  melaksanakan dan mewujudkan Progul Tanahdatar,” kata Wakil Bupati Richi Aprian, saat membuka pelatihan menjahit bed cover, serta peresmian pemakaian gedung di Kuburajo Nagari Limokaum, Kecamatan Limakaum, Selasa (2/11/2021).

Katanya, menurut data Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSP Naker), pencaker di Tanahdatar dari berbagai latar belakang pendidikan. Mulai dari SLTA, diploma ataupun Strata Satu (S1).

Melihat hal itu, Pemkab Tanahdatar berkomitmen mendorong peningkatan keahlian dan keterampilan, agar mampu membuka lapangan pekerjaan baru. Dinas PMPTSP Naker bersama BLK pun melaksanakan kegiatan penyiapan tenaga kerja siap pakai.

“BLK Batusangkar melaksanakan pelatihan boga, suvenir, bahkan pelatihan otomotif. Insya Allah, ke depan akan tetap dilaksanakan,” ujar Richi.

Kendati begitu, sambung Richi, perhatian harus tetap diberikan pada proses pemasaran hasil produksi, dengan cara bimbingan terus-menerus selepas peserta selesai pelatihan. “Hasil produksi peserta pelatihan hendaknya mempunyai ciri khas ataupun kelebihan dari produk lain. Sebab itulah pilihan pertama atau membuat produk laku di pasaran,” pesannya.

Untuk diketahui,  gedung BLK yang dulunya adalah gudang buku, telah direhab menjadi gedung yang lebih menunjang pelatihan. “Gedung baru ini ke depan bisa digunakan untuk pelatihan kelistrikan, perbengkelan, otomotif dan lainnya. Khusus otomotif, saat ini pelatihan untuk sepeda motor. Ke depan kita harapkan juga ada pelatihan untuk mobil,” tukasnya. (da.)


Baca berita Kabupaten Tanahdatar hari ini di Datiak.com.

  • Bagikan