Jika Tidak Kembalikan Karyawan, Perusahaan Disegel dan Didenda

  • Bagikan
Kepala Disnakerin Kota Padang, Yunisman. (Foto: Humas)

Padang – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang meminta perusahaan atau pelaku usaha mempekerjakan kembali karyawan yang dirumahkan akibat Covid-19.

“Saat ini kita sudah memasuki new normal atau pola hidup baru. Jadi, kita minta kepada perusahaan yang semula merumahkan karyawannya, agar ditarik kembali untuk bekerja di perusahaan atau industri tersebut,” ujar Kepala Disnakerin Padang Yunisman, Senin (29/6).

Kendati begitu, ia mengaku belum mendapat data karyawan yang dirumahkan telah ditarik kembali kerja oleh perusahaannya.

“Nanti saat monitoring akan kami minta dan gimana sistemnya nanti juga akan kami tanyakan,” tukas Yunisman.

Saat ini, pihaknya masih melakukan sosialisasi pola hidup baru di tempat kerja dan industri sesuai Perwako Nomor 49 Tahun 2020, ke perusahaan dan industri di Kota Padang.

Sosialisasi tersebut agar pimpinan atau manajemen perusahaan dan industri di Kota Padang betul-betul menerapkan Perwako No. 49 Tahun 2020. Sehingga, roda ekonomi di Kota Bengkuang itu kembali berjalan.

“Setelah itu baru kita lakukan monitoring dan evaluasi. Jika diketahui ada yang melanggar ketentuan, akan dikenakan sanksi administratif,” imbuhnya.

Adapun sanksi administratif yang diberikan dapat berupa penghentian sementara kegiatan atau penyegelan, serta denda administratif minimal Rp 2,5 juta dan maksimal Rp 5 juta. Katanya, sanksi administratif itu didukung pihak SatpolPP dan aparat kepolisian. (da.)

  • Bagikan