Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Jangan Gunakan Bantuan Usaha untuk Kebutuhan Konsumtif

  • Bagikan
Kepala Disdagkerkop UKM Padangpariaman, Dewi Roslaini meminta agar bantuan usaha dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pelaku UMKM di Padangpariaman. (Foto: Datiak.com)

Padangpariaman | Datiak.com – Dalam upaya penanganan dampak pandemi Covid-19 , berbagai upaya dilakukan pemerintah memulihkan kembali perekonomian masyarakat yang semakin lesu. Salah satunya dengan memberikan bantuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Di Padangpariaman, telah terverifikasi dan tervalidasi sebanyak 21.919 UMKM sebagai calon penerima bantuan yang disebut sebagai Bantuan Presiden (Banpres) tersebut. Bahkan, Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UKM Padangpariaman, telah melaporkan data UMKM itu ke Kementerian Koperasi dan UMKM.

“Alhamdulillah , dari 21.917 UMKM yang kita laporkan, sudah diproses bantuannya untuk 9.509 UMKM di Padangpariaman ini,” ujar Kepala Disdagkerkop UKM Padangpariaman, Dewi Roslaini.

Selanjutnya, imbuh Dewi, UMKM tersebut tinggal menunggu proses pencairan bantuan via bank yang ditentukan oleh pemerintah, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI). Jika bantuan usaha itu telah dikirim, pelaku UMKM akan mendapatkan pemberitahuan dari bank.

BACA JUGA:  Pembangunan Ekonomi Padangpariaman Prioritas

“Pencairannya langsung ke rekening masing-masing pelaku UMKM yang sudah didaftarkan. Jika menerima notifikasi dari BRI, segera kunjungi BRI terdekat dengan memperlihatkan KTP yang didaftarakan saat pengajuan bantuan,” jelas Dewi.

Dewi berharap, pelaku UMKM yang menerima Banpres senilai Rp 2,4 juta, harus memanfaatkannya untuk kebutuhan modal usaha. Sehingga, UMKM yang mereka kelola dapat bergairah di masa pandemi ini.
“Sekali lagi mohon dipergunakan sebagai modal usaha. Jangan digunakan untuk kepentingan konsumtif seperti membeli emas , hanphone, ataupun DP kredit motor,” kata Dewi mengingat.

Dewi berharap 21.919 UMKM yang usulkan pihaknya terakomodir dalam Banpres tersebut. Sebab, UMKM sangat berpengaruh dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sana. “Jika seluruh UMKM kita terealisasi bantuannya, maka dana Banpres yang berputar di Padangpariaman ini mencapai Rp 52,605 miliar,” pungkas Dewi. (da.)

  • Bagikan