Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Jaminan Kesehatan Belum Dimiliki 27 Ribu Jiwa di Mentawai

  • Bagikan
jaminan kesehatan di Mentawai
Asisten I Pemkab Kepulauan Mentawai usai berdiskusi dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang, di Kantor Bupati Mentawai. (Foto: Sabarial/Datiak.com)

Mentawai | Datiak.com – Sekitar 27 ribu masyarakat Mentawai belum memiliki jaminan kesehatan. Hal itu terungkap dalam ketika Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Padang mengunjungi Kantor Bupati Mentawai, kemarin (9/9/2021).

Kunjungan BPJS Kesehatan Cabang Padang tersebut, dalam rangkat memperkuat kemitraannya dengan  Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai. Sehingga, ke depan lebih banyak lagi masyarakat Mentawai yang menjadi peserta BPJS Kesehatan.

“Inti kunjungan kita ini memang untuk memperkuat kemitraan, agar jumlah peserta BPJS Kesehatan di Mentawai semakin meningkat. Baik peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) ataupun peserta yang melakukan iuran mandiri,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Padang, Yessi Rahimi.

Katanya, masyarakat Mentawai yang menjadi peserta BPJS Kesehatan masih sangat banyak. Untuk itulah pihaknya datang untuk berkoordinasi dengan Pemkab Kepulauan Mentawai. Sehingga, ke depan jaminan kesehatan bisa merata di Mentawai.

BACA JUGA:  Terkonfirmasi Positif Corona Bertambah 5 Orang di Mentawai

“Dari data kita, ada sekitar 27 ribu masyarakat Mentawai yang belum memiliki jaminan kesehatan. Ini yang ingin kita dorong untuk mendaftar di BPJS Kesehatan,” paparnya.

Sementara itu, lanjutnya, masyarakat Mentawai yang sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan sekitar 69 persen. Rincinya sekitar 10.400 peserta BPJS Kesehatan di Mentawai merupakan PIB dari Pemkab Kepulauan Mentawai dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

“Sedangkan sekitar 34.000 warga Mentawai menjadi peserta BPJS Kesehatan setelah diakomodir sebagai peserta PBI dari pemerintah pusat atau melalui pembiayaan APBN,” jelas Yessi.

Maksimalkan Pelayanan dan Jaminan Kesehatan

Untuk mendapatkan solusi masih cukup banyaknya masyarakat Mentawai yang belum memiliki jaminan kesehatan, Yessi menyarankan agar ada pembahasan secara bersama oleh stakeholders terkait. Selain itu, ia juga mengimbau pelayanan kesehatan di Mentawai sebagai media pendorongnya.

BACA JUGA:  Ketua PKK 2x11 Kayutanam Dilantik oleh Yusrita Suhatri Bur

“Kita mengimbau kepada rumah sakit hingga puskesmas ataupun pelayanan kesehatan lainnya di Mentawai menerima peserta BPJS Kesehatan agar memberikan pelayanan terbaik. Sebab, pelayanan keesehatan kunci kepercayaan masyarakat terhadap BPJS Kesehatan,” katanya.

Kedatangan Yessi dan jajaranya, disambut oleh Asisten I Pemkab Kepualuan Mentawai, Sukirman. Usai berdiskusi dengan Yessi dan jajaranya, Sukirman mengungkapkan bahwa Pemkab Kepulauan Mentawai sudah cukup sering membahas soal peningkatan kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Kondisi geografis Kepulauan Mentawai menjadi salah satu kendala kita dalam memaksimalkan kepesertaan BPJS Kesehatan di Mentawai ini. Sebab, masyarakat sulit untuk mengurusnya,” ungkap Sukirman.

“Untuk itu, kita juga berharap kepada BPJS Kesehatan melakukan kegiatan-kegiatan layanan seperti di kecamatan, sehingga masyarakat kita di Mentawai ini mudah mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan,” tukas Sukirman. (da.)


BACA JUGA:  Vaksinasi di Mentawai Dimulai, Bupati Sudah Siap-siap Malah Batal

Temukan berita Mentawai hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan