Minggu, 25 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Jaga Keindahan Alam Mentawai yang Menyimpan Potensi Besar

Gubernur Sumbar, Mahyeldi, saat melakukan penanaman mangrove di pantai Desa Goisok Oinan, Kecamatan Sipora Utara, Senin (7/3). (Foto: Sabarial/Datiak.com)
387 pembaca

Mentawai | Datiak.com – Gubernur Sumbar, Mahyeldi, mengajak masyarakat untuk jaga keindahan alam Mentawai. Yakni dengan melestarikan atau menanam pohon mangrove. Sebab, dominan kawasan wisata di Bumi Sikerei itu berupa kawasan pesisir.

“Menanam mangrove tidak saja menjadi pertahanan kawasan pantai di Mentawai, tetapi secara otomatis bisa jaga keindahan alam Mentawai,” ujar Mahyeldi, usai menanam mangrove di pantai Desa Goisok Oinan, Kecamatan Sipora Utara, Senin (7/3).

Dengan bertanam mangrove, menurutnya sudah menjadi bukti komitmen seluruh pihak mendukung pariwisata di Kepulauan Mentawai. Sebab, ia optimis keindahan alam Mentawai ke depannya semakin memikat wisatawan. Terlebih Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai getol dalam pembangunan.

“Alam Mentawai ini sangatlah indah. Makanya, kita komitmen untuk mengembangkan pariwisata Mentawai ini,” ungkap Mahyeldi.

Terlebih lebih, imbuhnya, sekarang Bandara Rokot di Desa Matobek, Kecamatan Sipora Selatan dalam proses pembangunan. Pembangunan bandara itu diperkirakan rampung pada Agustus 2022 ini. “Semakin memadainya Bandara Rokot, sudah tentu akan semakin menarik wisatawan untuk ke Mentawai. Baik wisatawan dalam ataupun luar negeri,” hematnya.

Gubernur pun kembali mengajak masyarakat Mentawai untuk jaga keindahan alam Mentawai. “Kabupaten Kepulauan Mentawai ini juga memiliki banyak lahan subur yang sangat potensial untuk mengembangkan beragam tanaman pertanian yang bermanfaat,” cermatnya.

“Dengan semakin lancarnya mobilitas, tentu potensi pertaniannya akan membawa kontribusi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Mentawai,” sambung gubernur.

Untuk itu, dalam kesempatan tersebut Manyeldi turut menyalurkan sejumlah bantuan bibit tanaman untuk kelompok tani di sana. Di antaranya bibit jengkol, durian dan pinang. “Saya sebelumnya tidak pernah menyangka kalau jengkol dari Mentawai ini bernilai tinggi. Sampai-sampai di ekspor ke Jepang,” ungkap Mahyeldi.

“Dan saya yakin, masih banyak hasil pertanian di Mentawai ini yang layak ekspor. Makanya, kita harus mendukung penuh dan jaga keindahan alam Mentawai ini, agar potensinya kian berkembang,” tukas gubernur.

Seperti diketahui, sejak Senin (7/3) gubernur bersama wakil gubernur Sumatera Barat, serta kepala daerah se-Sumatera Barat, berada di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Mereka bakal menggelar rapat koordinasi kepala daerah se-Provinsi Sumbar yang dimulai hari ini (8/3). (da.)


Baca berita Mentawai hari ini di Datiak.com.

Avatar photo