Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Irigasi di Solsel Segera Dibangun, Anggarannya Rp 444 Miliar

  • Bagikan
irigasi di solsel
Ilustrasi kerusakan irigasi. (Foto: Istimewa)

Solok Selatan | Datiak.com – Pemerintah Pusat bakal membangun irigasi di Solsel (Solok Selatan). Tepatnya di Daerah Irigasi (DI) Lubuk Malako hingga ke Kecamatan Sangir Batang Hari. Irigasi ini bakal memehuni kebutuhan sawah seluas 2.109,66 hektare di Kabupaten Solok Selatan.

Anggaran pembangunannya senilai Rp 444 miliar. Tim teknis lapangan sudah turun mensurvei untuk dimasukkan dalam perencanaan pembangunan, mulai dari saluran irigasi Lubuk Malako, Kecamatan Sangirjujuan hingga ke Kecamatan Sangir Batang Hari.

”Anggaran Rp 444 miliar ini sesuai yang diajukan Dinas PUTRP (Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pertanahan) Solsel ke pemerintah pusat di tahun 2016, baru sekarang disurvei. Menurut tim teknis pusat diperkirakan akan memakan anggaran sekitar Rp 1 triliun,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) PUTRP Solok Selatan, Mutia Farina, Minggu (1/8/2021).

BACA JUGA:  Ekowisata Penyu Amping Parak yang Tampil Eksotis

Di tahun 2022 nantinya, , lanjut Mutia, bakal dilakukan review dampak lingkungan jelang pelaksanaan kegiatan pembangunan saluran irigasi di Solsel, khususnya irigasi pusat yang akan menjadi pilot project di Kabupaten Solok Selatan.

Dijelaskannya, total panjang saluran kiri irigasi jenis primer 5.018,1 meter dan sekunder 10.790,7 meter. Sedangkan total panjang saluran kanan, primer 1.277,4 meter dan sekunder 24.290,5 meter. ”Tujuan dari pemerintah pusat dalam menambah panjang saluran, demi peningkatan produk pertanian seperti gabah atau padi,” terangnya.

Untuk itu, tambah Mutia, pemerintah meningkatkan luas areal irigasi atau existing dari 1.008,93 hektare menjadi 2.109,66 hektare. Tujuannya untuk peningkatan intensitas tanam dari 200 persen menjadi 300 persen, maka perlu adanya peningkatan sarana dan prasarana non teknis menjadi teknis.

BACA JUGA:  APBD Sumbar 2021 Dinilai Belum Proporsional

Terlebih lagi, katanya irigasi di Solsel direncanakan sebagai pilot project pembangunan irigasi dalam peningkatan produktivitas pertanian daerah. Sebab, beberapa tahun sebelumnya Solok Selatan sempat menjadi Kabupaten surplus beras di Sumatera Barat.

“Intinya untuk peningkatan perekonomian masyarakat dan proyek besar ini pelaksanaannya akan dilakukan di tahun 2023 nantinya,” ungkap Mutia.

Target Irigasi di Solsel

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pertanahan (PUTRP) Solok Selatan, Yolly Hirlandes menyebutkan, Daerah Irigasi (DI) Lubuk Malako sudah ada perencanaan 2016, dengan target 3.000 hektare pelaksanaan pusat. Bahkan, beberapa minggu yang lalu sudah disurvei oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) V hingga ke Sangir Batang Hari.

BACA JUGA:  Anggaran Covid-19 di Sumbar Dipertanyakan, PMII bakal Turun ke Jalan

PPK perencanaan dan PPK fisik BWS V Sumatera Barat yang menjadi perwakilan kementerian terkait, akan menjadikan irigasi di Solsel sebagai pilot project nantinya. ”Tidak hanya sektor perekonomian di bidang pertanian, akan tetapi sebagai target wisata dan dibangun tempat pejalan kaki,” paparnya. (da.)


Temukan berita Solok Selatan hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan