Iklan Melayang
Iklan Melayang

Inspektorat bakal Periksa Laporan Dana BOS di Padangpariaman

  • Bagikan
Inspektur Padangpariaman Hendra Aswara mengatakan bahwa pihaknya bakal periksa laporan dana BOS SD dan SMP tahun 2020. (Foto: Istimewa)
banner 468x60

Padangpariaman | Datiak.com – Inspektorat Padangpariaman bakal periksa laporan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Untuk itu, SD dan SMP di Padangpariaman diminta mempersiapkan laporan pertanggungjawaban (SPJ) realisasi dana BOS tahun 2020 ini.

Inspektur Padangpariaman Hendra Aswara mengatakan, pemeriksaan penggunaan dana BOS itu akan dimulai pihaknya tahun 2021. Fokus pemeriksaannya Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri yang ada di Padangpariaman.

banner 336x280

“Tugas kita di Inspektorat yaitu membina penggunaan dana BOS, sehingga sekolah tidak menyalahi ketentuan dan hukum. Lalu, kita bakal periksa laporan dana BOS yang telah digunakan SD dan SMP di Padangpariaman ini,” ujar Hendra di ruang kerjanya, kemarin.

Jadi, imbuhnya, sekolah tidak melakukan kekeliruan dalam pendistribusian dana BOS. Sehingga, penggunaan dananya dapat dipertanggungjawabkan tepat sasaran dan sesuai ketentuan.

“Walaupun dalam tahun ini kita dilanda pandemi Covid-19, akuntabilitas atau pertanggungjawaban penggunaan dana BOS tetap diawasi,” kata Inspektur peraih penghargaan pelayanan publik terbaik tingkat Sumbar tahun 2018 lalu tersebut.

Untuk itu, Hendra mengingatkan kepada seluruh kepala dan bendahara SD ataupun SMP di Padangpariaman, agar tidak mengulangi kesalahan yang menjadi temuan saat pemeriksaan SPJ. Misalnya menyangkut bukti setoran Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

“Temuan yang juga kerap terjadi pada SPJ dana BOS yaitu berupa bukti pengeluaran yang sah, serta kelebihan pembayaran honor,” ungkap Hendra.

Menyangkut penyaluran dan laporan penggunaan dana BOS di Padangpariaman, Datiak.com menghimpun data di situs resmi BOS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Jumlah dana BOS yang dikucurkan untuk SD di Padangpariaman tahun 2020 ini, yaitu sebesar Rp 43.992.000.000. Sedangkan untuk SMP di Padangpariaman sebesar Rp 18.605.510.000.

Per 23 Desember 2020, baru terdata laporan untuk dua tahap penggunaan dana BOS di Padangpariaman. Yakni Rp 12.899.337.649 untuk penggunaan tahap pertama, lalu Rp 15.039.335.676 untuk laporan penggunaan dana tahap kedua. Sedangkan laporan penggunaan dana tahap ketiga masih kosong.

Begitupun dana BOS SMP di Padangpariaman, masih terlapor dua tahap penggunaan. Yakni Rp 5.533.154.900 untuk penggunaan tahap pertama, dan Rp 5.356.845.116. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan