Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Indra Sjafri Lelang Murah Jaket Kesayangan

  • Bagikan
Pelatih Timnas U-`19, Indra Sjafri memberikan arahan kepada anak asuhnya. (Foto: Dokumen PSSI)

Jakarta – Aktivitas olahraga, salah satu yang paling dirugikan karena pandemi covid-19 alias virus corona. Sebab, banyak turneman yang ditunda bahkan dihentikan tahun ini. Namun, kondisi tersebut tidak membuat pegiat olahraga Indonesia putus asa.

Malahan, mereka ikut berjuang memberantas virus corona yang kian mencengkeram di Tanah Air ini. Salah satunya dengan menjual harta berharga mereka, seperti yang dilakukan para sepakbola yang tergabung dalam Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI). Di antaranya Yeyen Tumena, Fakhri Husaini, dan Aji Santoso.

Gerakan sosial itu ternyata juga dilakukan Direktur Teknik Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Indra Sjafri. Ia melelang salah satu jaket berharganya. Yakni, jaket yang ia gunakan saat Tim Nasional (Timnas) U-19 Indonesia melawan Korea Selatan, dalam laga Pra Piala Asia 2014.

Jaket yang dipakai Indra Sjafri kala itu, disebut-sebut bersejarah. Sebab, pada turnamen yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno tahun 2013 silam tersebut, Timnas U-19 Indonesia berhasil mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-2.

Tak heran, apabila cukup banyak berminat mengikuti lelang jaket tersebut. Terlebih lagi, Indra Sjafri turut membubuhkan tanda tangannya di jaket itu. Nilai lelang jaketnya pun tidak begitu fantastis.

Dimenangi Penggemar

Hasilnya, lelang itu dimenangi oleh Subagja, salah seorang penggemar Indra Sjafri yang berasal dari Cirebon. Ia membanderol jaket pelatih Timnas U-19 tersebut senilai Rp 8,1 juta.

“Alhamdulillah, sudah terjual (jaket) dengan harga Rp 8,1 juta,” ujar pelatih timnas asal Lubuk Nyiur, Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat tersebut, Sabtu (11/4).

Indra Sjafri berharap jaket tersebut berguna bagi Subagja dan dijaga dengan baik. Sebab, jaket kesayangannya itu sangat berharga karena nilai historisnya.

”Semoga jaketnya berguna dan selalu dijaga dengan baik,” harap mantan pemain tengan Persatuan Sepakbola Padang itu.

Pria kelahiran 2 Februari 1963 tersebut mengungkapkan, jaket tersebut dilelangnya sebagai bentuk gerakkan sosial. Yakni membantu para pihak yang berjibaku melawan pandemi corona.

”Dalam kondisi sekarang (serangan wabah covid-19, Red), kita memang harus gotong royong dan saling membantu untuk Indonesia tercinta ini,” pungkas mantan pelatih Bali United FC itu. (da.)

  • Bagikan