Indra Catri Sebut JD Bukan Warga Agam

  • Bagikan
Bupati Agam Indra Catri (kiri) saat memberikan arahan kepada salah seorang wali nagari di Agam. (Foto: AMCNews)

Agam – Bupati Kabupaten, Agam Indra Catri mengatakan bahwa JD yang dinyatakan terinfeksi covid-19 (virus corona baru), bukanlah warga Agam. Sebab, pria 60 tahun itu tercatat berdomisili di Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.

Sedangkan rumah di Jorong Titih, Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, tempat petugas menemui JD pada Jumat (1/5), merupakan rumah almarhum istri JD. Sejak istrinya meninggal beberapa tahun lalu, JD hanya dua atau tiga kali pulang dalam seminggu ke rumah itu.

Itupun, kata Indra Catri, JD pulang ke sana pada malam hari, lalu kembali lagi ke Payakumbuh saat masih pagi. Jadi, sehari-hari rumah almarhum istrinya itu, hanya dihuni oleh dua orang anaknya.

”Yang bersangkutan (JD) sehari-hari berjualan rokok, membawa ojek, dan sekali-sekali menjadi sopir di Kota Payakumbuh,” ungkap Indra Catri seperti dilansir AMCNews.

”Jadi, dia (JD) pernah kontak dengan salah seorang pasien positif di Payakumbuh yang berinisial HEM (pemilik toko sport),” imbuh Indra Catri.

Berdasarkan hasil penelusuran jajarannya, sejauh ini ditemukan empat orang yang kontak langsung dengan JD. Yakni kakak istrinya, anak kakak istrinya, kakak laki-laki istrinya, dan salah seorang temannya. Sekarang, keempat orang itu dikarantina di Badan Diklat Depdagri Baso.

”Mudah-mudahan semuanya (empat orang yang dikarantina, red) belum terpapar dan tidak banyak kontak langsung dengan masyarakat di sekitarnya. Kita sangat berharap rantai interaksinya di Agam belum terlalu panjang dan melebar,” harap Indra Catri.

Untuk itu, Indra Catri meminta jajarannya agar terus melacak jejak interaksi JD ataupun keluarganya, selama beberapa hari belakang. ”Yang bersangkutan (JD) dan dua anaknya kini dirawat di RSAM Bukittinggi,” pungkas Indra Catri.

Seperti diberitakan sebelumnya, JD merupakan salah seorang warga Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso yang dinyatakan positif terinfeksi covid-19, setelah hasil swab-nya dikeluarkan Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. (da.)

  • Bagikan