Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Ikan Kerapu di Sumbar Diekspor 20 Ton ke Hongkong

  • Bagikan
Ikan Kerapu di Sumbar
Wakil Gubernur Audy Joinaldy saat melepas ekspor kerapu PT. Andalas Samudra Sejati di Pesisir Selatan ke Hongkong. (Foto: Pemprov Sumbar)

Padang | Datiak.com – 20 ton ikan kerapu di Sumbar diekspor ke Hongkong. Hal ini tentunya kabar menggembirakan, karena hampir satu tahun Sumbar vakum ekspor hasil perikanannya. Penyebabnya tak lain adalah pandemi Covid-19.

“Ekonomi dunia mulai bergerak lagi. Permintaan ikan kerapu di Sumbar dari beberapa negara terutama dari Hongkong mulai masuk. Sehingga, nelayan kembali bergairah,” kata Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, saat melepas ekspor ikan kerapu PT. Andalas Samudra Sejati di Pesisir Selatan.

Wagub menilai, potensi kelautan Sumbar masih banyak yang bisa dikelola untuk meningkatkan perekonomian masyarakat terutama nelayan. Apalagi permintaan komoditas ikan seperti kerapu dan ikan hias dari beberapa negara masih tetap tinggi. Sehingga, potensi ekspor juga terbuka luas.

Ke depan Pemprov Sumbar akan membina lebih banyak lagi nelayan. Sehingga, mereka bisa memanfaatkan potensi kelautan Sumbar juga bisa berkontribusi terhadap nilai ekspor Indonesia. “20 ton ikan kerapu di Sumbar yang diekspor tentunya jumlah yang cukup banyak. Kita akan dorong agar lebih meningkat ke depannya,” tukas Audy.

Sementara itu, perwakilan PT. Andalas Samudra Sejati, Adi mengatakan, jenis ikan kerapu yang diekspor adalah cantik dan cantang, yang dipanen dari sekitar 100 lubang keramba. Ikan yang akan diekspor harus seberat 5 ons hingga 1 kilogram. “20 ton ikan kerapu yang diekspor itu nilainya sekitar 150 ribu USD,” pungkasnya. (da.)


Temukan berita Pesisir Selatan hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan