Iklan Melayang
Iklan Melayang

HUT Ke-13 Bawaslu: Evaluasi untuk Lebih Tangguh

  • Bagikan
Ketua, komisioner, dan jajaran Bawaslu Padangpariaman saat memperingati HUT ke-13 Bawaslu secara daring, Jumat (9/4).
Foto: Dok Bawaslu Padangpariaman
banner 468x60

Padangpariaman | Datiak.com – HUT ke-13 Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) jatuh pada Jumat kemarin (9/4). Namun di Padangpariaman, Bawaslu-nya baru tiga tahun belakang menjadi lembaga mandiri. Tepatnya pada Agustus 2018, kelembagaan mandiri Bawaslu Padangpariaman secara resmi dibentuk.

Kendati begitu, tugas berat lansung dihadapinya di tahun 2019, yakni Pemilu serentak pertama. Berlanjut dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di tahun 2020. Hal ini dibenarkan oleh Ketua Bawaslu Padangpariaman, Anton Ishaq.

banner 336x280

Anton mengakui, dalam 3 tahun terakhir, Bawaslu Padangpariman mengalami pasang surut. Namun, pihaknya tetap menjaga stabilitas lembaga dan hubungan antar stakeholder. Sehingga, Pemilu 2019 dan Pilkada 2020 di Padangpariaman terlaksana dengan sukses.

“Bicara masalah pilkada tahun 2020, pasang surut aura politis dan pelaksanaan demokrasi di Padangpariaman mungkin saja bisa menjadi masalah yang dihadapi lembaga penyelenggara. Misalnya dalam proses permintaan anggaran hibah dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah,” ungkap Anton usai mengikuti HUT ke-13 Bawaslu secara virtual, Jumat lalu (9/4).

Untuk itu, pihaknya berharap agar pemerintah daerah ke depannya lebih terukur dalam penetapan dana hibah untuk kebutuhan Pilkada. “Kalau secara regulasi, tidak pernah ada masalah yang membuat pelaksanaan pemilihan terganggu,” imbuh Anton yang didampingi Koordinator Sekretariat Bawaslu Padangpariaman, Baiq Nila Ulfaini.

Kendati begitu, imbuh Anton, di tahun 2020, pilkada yang dilaksanakan di masa pandemi Covid-19 tersebut, tetap mampu dilaksanakan secara maksimal. Meskipun, tuntutan dalam pengawasan kian komplet. Salah satunya mengawasi para pasangan calon kepala daerah, agar selalu mematuhi protokol kesehatan.

“Jadi di tahun 2020 itu, kita memang didorong bekerja lebih maksimal. Untuk mencapai itu, kita berkoordinasi dengan seluruh lembaga terkait. Mulai dari lembaga pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, serta pers,” papar Anton.

Mentap 2024

Jika Pilkada 2020 saja begitu berat, bagaimana wacana Pemilu 2024 yang kabarnya serentak dengan Pilkada?

Menyikapi itu, Anton mengatakan bahwa Pilkada 2024 yang beriringan dengan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres), mungkin memang sudah menjadi isu publik saat ini. Namun, Bawaslu belum bisa memastikan pilkada, pileg, dan pilpres bakal digelar serentak di tahun 2024 itu.

“Sampai sekarang kan belum ada regulasi yang mengatur soal itu. Namun, sekrang kita tetap mempesiakan diri, mebenahai SDM dan membuat kerangka kerja, jika memang Pilpres, Pileg dan Pilkada serentak dan beriringan di tahun 2024,” pungkas Anton. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan