Harga Kulit Manis Naik, Pencuri Langsung Beraksi

  • Bagikan
Petani kulit manis ketika menjemur kulit manis hasil panennya. Kini, di Tanahdatar harga kulit manis mengalami kenaikan. Hal itu pun memicu maraknya pencurian kulit manis di sana. (Foto: Ilustrasi)

Tanahdatar | Datiak.com – Harga kulit manis di Kabupaten Tanahdatar mulai melonjak. Yakni berkisar antara Rp 70 ribu hingga Rp 75 ribu per kilogram. Namun, peningkatan harga salah satu komoditas rempah tersebut, tidak malah membuat petani sepenuhnya bersenang hati. Hal itu lantaran para pencuri kini menjadikan kulit manis sebagai incarannya.

Hal itu dibenarkan oleh oleh Yusril Piliang (52 tahun), salah seorang petani kulit manis di Kecamatan Salimpaung. Menurutnya, pencurian kulit manis marak terjadi di sana, karena belakangan harga kulit manis mengalami kenaikan hingga Rp 10 ribu per kilogram. “Sebelumnya kan harga kulit manis dibeli para pengepul dikisaran Rp 65 ribu per kg. Kalau sekarang sudah tembus sampai Rp 75 per kg,” kata Yusril.

Tidak hanya di Salimpaung, imbuh Yusril, pencurian kulit manis tersebut juga merambah hingga kecamatan lainnya di Tanahdatar. Salah satunya di Sungai Tarab. Kabar itu ia peroleh dari rekannya sesama petani kulit manis yang tinggal di sana. “Kalau saya pribadi Alhamdulillah belum pernah terkena musibah ini. Namun beberapan petani di sini sudah banyak yang menjerit karena menjadi korban perbuatan bejat itu,” ucap Yusril.

BACA JUGA:  Wisata Kota Bukittinggi Ditutup saat Tahun Baru 2021

Menurutnya, petani sulit mencegah pencurian kulit manis, karena pencuri langsung lenjalankan aksinya di ladang. Artinya, para pencuri itu menguliti langsung pohon kulit manis milik petani di sana yang dominan berada di pebukitan. “Jadi, kebanyakan petani yang menjadi korban pencurian, karena ladang kulit manisnya jauh dari pemukiman atau berada di pebukitan,” pungkas Yusril.

Sedangkan salah seorang pengepul kulit manis di Batu Sangkar, Titin, menjelaskan bahwa harga kulit manis memang mengalami peningkatan Rp 5 ribu per kg per jenisnya. “Untuk kulit manis jenis super jenis EC, harganya kini Rp 70 ribu per kg. Kalau jenis KA Rp 30 ribu per kg. Sedangkan jenis KB Rp 46 ribu per kg,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Oknum ASN Lapas Agam Ditangkap Polisi

Kendati demikian, menurutnya harga tersebut bisa saja mengalami penurunan. “Para penampung atau pengepul kulit manis biasanya membeli di bawah harga tersebut, melihat dari kadar air kulit manisnya,” pungkasnya. (da.)

  • Bagikan