Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Gudang Minyak di Mentawai Habis Dilalap Api

  • Bagikan
Gudang minyak di Mentawai milik Motani Hulu terbakar Sabtu (3/10) sekitar pukul 13.00 WIB. (Foto: Sabarial/Datiak.com)

Mentawai | Datiak.com – Salah satu gudang minyak di Mentawai yang terletak di Kilometer 8, Dusun Karya Bakti, Desa Sipora Jaya, Kecamatan Sipora Utara, habis dilalap api, Sabtu (3/10). Gudang tersebut diketahui milik Motani Hulu (44 tahun), salah seorang pedagang peralatan kantor di Tuapejat.

Berdasarkan keterangan anggota Motani Hulu yang menyaksikan kejadian tersebut, Agustinus Ndraha (24 tahun), peristiwa berawal ketika sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, dirinya yang baru selesai menghidupkan mesin fotokopi, langsung pergi keluar. “Pas saya keluar dari toko usai menghidupkan mesin fotokpi, ternyata gudang minyak di sebelahnya tampak mengeluarkan api,” ujar Agustinus.

Melihat kondisi itu, ia langsung berteriak meminta pertolongan. Sehingga, warga langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran di Kepulauan Mentawai itu. “Saya tidak tahu dari mana asal api, karena sudah muncul begitu saja di gudang,” pungkasnya.

BACA JUGA:  HUT Ke-13 Bawaslu: Evaluasi untuk Lebih Tangguh

Sedangkan Kanit II Satuan Intelejen Keamanan Polres Kepulauan Mentawai, Aipda Deki Junaidi, mengatakan bahwa dugaan penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Pihaknya akan menyelidiki terlebih dahulu dan meminta keterangan para saksi. “Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ujar Deki.

Namun, imbuhnya, kerugian korban secara material ditaksir sekitar Rp 200 juta. Sebab di dalam gudang dilaporkan terdapat 2 ton minyak jenis premium, 1 ton solar, dan 1 ton minyak tanah. “Kerugian lain korban yaitu bangunan sebesar tiga petak habis dilalap api, karena berbahan semi permanen,” pungkas Deki.

Pantauan Datiak.com, proses pemadaman api di gudang minyak di Mentawai tersebut, dilakukan Tim Gabungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD dan Satpol PP Mentawai. Selain itu, warga sekitar lokasi turut turun tangan membantu menjinakkan api tersebut.

BACA JUGA:  Mentawai Bisa Kaya Berlimpah Jika Hasil Lautnya Tergarap Maksimal

Namun, proses pemadaman baru berhasil dilakukan secara total sekitar pukul 14.30 WIB atau satu jam setelah kejadian. Hal itu lantaran bangunan gudang yang didominasi bahan kayu. Sehingga, seluruh badan bangunan habis meskipun api telah berhasil dijinakkan. (da.)

  • Bagikan