Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Genius Umar Perjuangkan Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru

  • Bagikan
Genius Umar
Wali Kota Pariaman Genius Umar meminta dukungan kepada Cak Imin agar turut memperjuangkan kelanjutan pembangunan Tol Padang-Pekanbaru, yang kabarnya akan ditangguhkan di Seksi Pangkalan-Payakumbuh-Sicincin. (Foto: Diskominfo Pemko Pariaman)

Pariaman | Datiak.com – Wali Kota Pariaman, Genius Umar berdialog langsung dengan Wakil Ketua DPR RI, Muhaimin Iskandar, dalam Roadshow Politik Kesejahteraan, dengan tema Gus Muhaimin Mendengar, yang digelar secara virtual, Kamis (26/8/2021).

Pada kesempatan itu, Genius Umar meminta agar pembangunan Tol Padang-Pekanbaru turut menjadi perhatian DPR RI, terutama oleh Cak Imin. Wako meminta agar pembangunan tol yang saat ini ditangguhkan dapat kembali dilanjutkan. Karena dengan pembangunan itu nantinya Kota Pariaman akan sangat diuntungkan termasuk daerah-daerah lainnya di Sumbar.

Menurutnya, Sumbar akan rugi besar jika tol tersebut sampai tidak dilanjutkan. Jika saja tol rampung dengan cepat, banyak sektor nantinya akan bergerak. Seperti akan mempermudah hasil pengiriman pertanian serta produk lainnya yang berasal dari Sumbar.

Riau sendiri merupakan daerah industri. Banyak hasil pertanian serta bahan baku lainnya yang dikirim  dari Sumbar ke Riau. “Kami berharap tol ini dapat dilanjutkan kembali, semoga DPR RI bisa menerima aspirasi ini,” tutur Genius Umar.

Selain itu, ia juga menyebutkan, di bidang pendidikan, Pemerintah Kota Pariaman mempunyai program Wajar (Wajib Belajar) 12 Tahun, pemerintah membiayai pendidikan dari SD sampai SMA/SMK. Harapan lama sekolah Kota Pariaman 14,54 tahun serta rata-rata lama belajar 10,59 tahun, dengan angka melek huruf sebesar 99,58 persen.

BACA JUGA:  Disdukcapil Padangpariaman Buka Layanan “Bulan Madu”

Untuk menunjukkan komitmen Pemko Pariaman di bidang pendidikan, bukan hanya sampai tamat SMA/SMK saja, tetapi juga menggratiskan bagi warganya untuk menempuh jenjang Perguruan Tinggi  (PT) dalam program Sagasaja (Satu Keluarga Satu Sarjana).

Pemko Pariaman mengkuliahkan anak dari keluarga kurang mampu ke perguruan tinggi yang ditunjuk atau bekerja sama dengan Pemko Pariaman. “Saat ini, kami juga menyerahkan KIP (Kartu Indonesia Pintar) dan kita serahkan untuk pelajar yang kurang mampu, untuk membeli buku atau sarana belajar lainya, tetapi jumlahnya terbatas, terkait keterbatasan anggaran yang kita punya, untuk itu agar KIP ini hendaknya dapat ditambah oleh Cak Imim,” harap Genius Umar.

Untuk pembiayaan sendiri, Pemko Pariaman berkolaborasi dengan berbagai pihak. Mulai dari APBD,  Baznas dan CSR Perbankan/BUMN/BUMD yang ada di Kota Pariaman. Setiap tahun, ada 100 orang anak yang dikuliahkan. Hal itu sudah berlangsung sejak tahun 2018 lalu.

BACA JUGA:  Petani Diharapkan Tetap Produktif di Tengah Pandemi Corona

“Di situasi pandemi saat ini, sekarang naik menjadi 200 orang agak kewalahan kami untuk itu. Makanya, pada momen ini kami juga meminta agar Gus Muhaimin bisa membantu pembiayaan untuk Sagasaja ini,” pinta Genius Umar.

Cak Imin Respon Aspirasi Genius Umar

Dalam Roadshow Politik Kesejahteraan yang digelar oleh DPR RI, Gus Muhaimin (Cak Imin), menyapa masyarakat dan kepala daerah yang ada di Provinsi Sumatera Barat. Kata Cak Imin, pandemi Covid-19 mengakibatkan semua anggaran tersedot untuk penanganan pandemi dan pemerintah sudah pada level kesulitan untuk mengatur pembiayaan.

“Tentu akibat yang lebih parah adalah krisis ekonomi, mandeknya seluruh aktivitas ekonomi, apalagi ketika ada PSBB dan PPKM,” ujar Cak Imin.

Belajar dari pandemi ini, Gus Muhaimin mengatakan, pola pembangunan harus diubah, tidak hanya mengandalkan pemerintah atau negara saja, tetapi melibatkan semua pihak dan seluruh pemerintah  daerah dan potensi yang ada.

BACA JUGA:  Denda PBB di Pasbar Dihapuskan, BPHTB Diskon 50 Persen

Pascapandemi ini, bangsa Indonesia harus benar-benar mampu melibatkan semua kekuatan untuk bersama-sama maju, mengubah dan memperbaiki keadaan dengan cepat itu perlu keterlibatan semua kelompok strategis dalam pembangunan.

“Itulah yang disebut pembangunan inklusif, politik kesejahteraan yang inklusif itu yang kita dorong, ada  perubahan dan tata kerja yang baru,” tuturnya.

Gus Muhaimin juga akan menyampaikan kepada Presiden tentang permintaan Wako Pariaman, Genius Umar. Yakni bagaimana untuk Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Sumbar, dapat diteruskan yang saat ini sedang ditangguhkan. Menurutnya, Tol Padang-Pekanbaru tersebut sangat penting bagi Sumbar umumnya dan Kota Pariaman khususnya.

“Saya juga mengapresiasi program Pemko Pariaman di bidang pendidikan, terutama  Sagasaja, dimana progam ini merupakan program yang luar biasa, dan kita acungi jempol untuk Pak Wali Kota Pariaman Genius Umar yang memang jenius ini,” sebutnya. (da.)


Temukan berita Pariaman hari ini dan berita Sumbar terkini di Datiak.com.

  • Bagikan