Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Ganti Rugi Tol di Padangpariaman Jangan Sampai Picu Perselisihan

  • Bagikan
Ganti Rugi Tol di Padangpariaman
Penyerahan ganti rugi tol di Padangpariaman kepada pemilik lahan di Nagari Pasialaweh, Kecamatan Lubukalung. (Foto: Pemkab Padangpariaman)

Padangpariaman | Datiak.com – Ganti rugi tol di Padangpariaman kembali disalurkan di Hall IKK Padangpariaman, Senin (24/5). Kali ini, nilai penggantian lahan yang diserahkan sekitar Rp 15 miliar. Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur.

“Alhamdulillah, selama ini tidak ada hambatan berarti dalam pembangunan tol di Padangpariaman. Sebab, ninik mamak kita benar-benar memberikan dukungan agar proyek strategis nasional ini berjalan lancar. Salah satunya dalam hal mendukung percepatan pembebasan lahan,” ujar Suhatri yang didampingi wakilnya, Rahmang.

Kendati begitu, ia berpesan agar penyerahan ganti rugi tol di Padangpariaman tidak memicu perselisihan. Misalnya antara para mamak bersaudara ataupun dengan kemenakannya dalam kaum. “Manfaatkanlah uang yang sudah diterima dengan sabaik-baiknya. Jangan sampai digunakan untuk hal yang sia-sia,” pesan Suhatri Bur.

BACA JUGA:  Pembelajaran Tatap Muka di Padangpariaman Dimulai

Di samping itu, Suhatri Bur turut menyampaikan pendapatnya bahwa pembangunan tol tersebut akan sangat besar manfaatnya ke depan. Terlebih dalam mendorong pertumbuhan perekonomian Padangpariaman. “Keberadaan tol ini bisa membuat akses menjadi lebih lancar. Sektor wisata pun bisa bergeliat, sehingga memberikan dampak pendapatan bagi masyarakat,” hemat alumni Fakultas Ekonomi Universitas Andalas tersebut.

Sebelumnya, Kepala Bidang Tanah, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatera Barat, Yuhendri, menyampaikan bahwa ganti rugi tol di Padangpariaman sudah yang ke-14 kalinya. “Ganti rugi kali ini untuk 32 bidang tanah yang berada di Nagari Pasialaweh, Kecamatan Lubukalung. Nilainya sekitar Rp 15 miliar,” ungkap.

Yuhendri kembali menjelaskan hasil inventarisasi dan identifikasi lahan yang bakal terdampak pembangunan tol di Padangpariaman. Yakni sebanyak 1.486 bidang. Sedangkan 1.471 bidang di antaranya sudah diumumkan, dan 1.232 bidang sudah dilakukan dinilai.

BACA JUGA:  Mantan Kalaksa BPBD Tersangka Dugaan Korupsi Rp 701 Juta

“Dari 1.232 bidang yang sudah dinilai, 1.083 bidang di antaranya sudah dimusyawarahkan, lalu 246 bidang selesai penyaluran UGR (uang ganti rugi). Jadi, secara keseluruhan progres pembebasan lahan ini sudah mencapai 76 persen,” katanya.

Untuk itu, Yuhendri berharap agar masyarakat yang belum menerima ganti tugi tol di Padangpariaman, agar segera membatkan alas hak atas atau mengumpulkan bukti kepemilikan lahannya. Lalu menyerahkan dokumen itu kepada pihak nagari atau wali korong. (da.)

  • Bagikan