Galodo Menerjang Kabupaten Tanahdatar

  • Bagikan
Kondisi air karena banjir bandang atau galodo yang menerjang Jorong Guguak, Nagari Guguak Malalo, Minggu (5/4) sekitar pukul 08.00 WIB. (Foto: Istimewa)

Tanahdatar | Datiak.com – Malang benar. Di tengah kecemasan akan wabah Covid-19 atau virus corona, KabupatenTanahdatar kembali didera banjir bandang atau galodo. Kejadiannya di Jorong Guguak, Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan. Bahkan, peristiwa itu membuat dua orang warganya hilang.

Informasi yang dikumpulkan Datiak.com, bencana galodo tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB, Minggu (5/4). Saat itu, warga di sana masih tidur. Sehingga, salah satu rumah yang hanyut diterjang air, dua orang penghuninya ikut terseret.

Selain itu, terdapat empat rumah warga lainnya yang mengalami rusak berat. Banjir bandang tersebut kini turut merusak perkebunan warga, serta menutup jalan antarjorong yang ada di sana. “Kejadian ini begitu cepat. Jadi, warga sangat panik menghadapinya. Apalagi satu rumah yang terseret air tersebut,” ujar Syiahrial salah satu warga di sana ketika dihubungi Datiak.com pagi tadi.

BACA JUGA:  Usulan Pemindahan Sel Penahanan Muzni Zakaria Dikabulkan

Terlebih lagi, tambahnya, air yang datang tiba-tiba mengangkut batu, kayu, serta dipenuhi lumpur. Sehingga, terdapat satu unit rumah yang ikut terseret dan empat unit rumah mengalami rusak berat.

Dari laporan tertulis SAR, informasi yang disampaikan oleh Camat Batipuh Selatan, Heru Rachman, banjir bandang tersebut memang ikut menyeret dua orang warga di sana. Yakni atas nama Bainar yanng berusia 70 tahun, dan Ijun dengan usia 45 tahun.

Pj Wali Nagari Guguak Malalo, Jasmanidar, mengatakan bahwa petugas kebencanaan BPBD Tanahdatar, pihak kecamatan, serta kepolisian sudah di kejadian. Hanya saja, mereka masih belum bisa melakukan proses evakuasi lantaran kondisi air besar. “Bukit di lokasi ini tampaknya masih rawan. Jadi warga di sini diminta untuk tetap waspada,” ujarnya.

BACA JUGA:  Sungai Mangkirai "Lockdown" Bukan Ulah Corona

Setelah kondisi air mulai tenang, pencarian korban pun dilakukan oleh tim kebencanaan di sana. Akhirnya, Ijun dan Bainar berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi rumahnya sekitar pukul 13.30 WIB. Namun sayang, keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal.

Kilas Balik

Seperti diketahui, banjir bandang di Tanahdatar juga sudah pernah terjadi sebelumnya. Terpatnya di Jorong Tanjung Sawah, Nagari Padang Laweh Malalo, Batipuh Selatan. Kejadiannya masih tahun ini, yakni tanggal 17 Januari 2020.

Banjir bandang pada pertengahan Januari tersebut juga mengangkut material bukit berupa lumpur dan tanah. Dilaporkan sebanyak tiga rumah warga yang mengalami rusak berat. Sedangkan jalan Salingka Danau putus total. Selain itu, banjir bandang tersebut turut menghantam kantor PDAM di sana. (da.)

  • Bagikan