Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Forum Masyarakat Minang Minta Batalkan RUU Haluan Ideologi Pancasila

  • Bagikan
Masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Minang (FMM) melakukan aksi orasi menuntut pemerintah membatalkan RUU Haluan Ideologi Pancasila di halaman Masjid Raya Nurul Iman Padang, Minggu (5/7). (Foto: Istimewa)

Padang | Datiak.com – Masyarakat yang mengatasnamakan Forum Masyarakat Minang (FMM) melakukan aksi orasi di halaman Masjid Raya Nurul Iman Padang, Minggu (5/7). Mereka menuntut pemerintah membatalkan RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Menurutnya, RUU Haluan Ideologi Pancasila sudah melanggar makna dan kaidah Pancasila. Selain itu, RUU HIP dinilai mencabut Tap MPRS Nomor XXV Tahun 1966 tentang larangan ajaran komunisme, marxisme, dan leninisme.

Salah seorang koordinator aksi Jel Fathullah mengatakan, RUU HIP secara langsung melemahkan ideologi kebangsaan Indonesia, yakni Pancasila. Terdapat beberapa poin pada RUU HIP seperti wacana perubahan Pancasila menjadi Trisila atau Ekasila. Selain itu, perubahan makna ketuhanan pun patut dipersoalkan.

BACA JUGA:  BMPS Sumbar Minta Penambahan Kuota Rombel SMA Negeri Dibatalkan

“Kami (FMM) menyatakan sikap sangat tidak setuju dengan RUU HIP, karena secara tidak langsung telah melemahkan ideologi Pancasila yang telah disusun oleh tokoh-tokoh bangsa dengan susah payah,” jelasnya.

Jel mengungkapkan, RUU HIP juga membuat Pancasila menjadi Trisila, lalu menjadi Ekasila yakni gotong royong. Hal itu disinyalir merupakan upaya menguburkan dan melemahkan sila pertama, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.

“Dengan adanya Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila yang mengubah Pancasila menjadi Trisila dan bahkan Ekasila, kami menilai secara tidak langsung menyeret kita kepada ateisme,” ujarnya.

Lebih lanjut Jel Fathullah menyampaikan, Forum Masyarakat Minang juga menentang RUU HIP karena saat perumusan Pancasila, tokoh-tokoh bangsa yang berasal dari Minangkabau, yakni M. Yamin juga terlibat dalam proses Pancasila itu.

BACA JUGA:  Aspirasi Aktivis PMII Sumbar Tersampaikan Tanpa Kerusuhan

“Jadi kita dari masyarakat Minangkabau wajib mendukung dan mempertahankan pikiran-pikiran tokoh Minangkabau yang berjasa dalam proses perumusan Pancasila,” ungkapnya.

Jel menambahkan, aksi menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila tersebut sudah dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Hal itu membuktikan masyarakat Indonesia secara tegas menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila untuk disahkan.

“Kami akan terus mengawal dan mengawasi jalannya proses RUU HIP ini. Bahkan kami bersama seluruh ormas Islam dan adat Minangkabau di Sumbar sudah menetapkan siaga 1 dan siap untuk memperjuangkan Pancasila sebagai ideologi bangsa,” tegasnya. (da.)

  • Bagikan