Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Duo Ayah Mencabuli Anak Kandungnya yang Berusia 6 Tahun

  • Bagikan
Ayah Mencabuli Anak Kandungnya di Padang 2021
Tersangka SL (pria berbaju putih) yang ditangkap karena mencabuli anak kandungnya saat menjalani pemeriksaan di Unit PPA Satreskrim Polresta. (Foto: Istimewa)

Padang | Datiak.com – Waspada predator anak berkeliaran di dalam rumah sendiri. Dua orang ayah mencabuli anak kandungnya yang masih di bawah umur. Keduanya diringkus kepolisian dari Unit PPA Satreskrim Polresta Padang di tempat berbeda.

Tersangka pertama berinisial SL (50 tahun), warga Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat. Ia ditangkap karena mencabuli anak kandungnya berinisial yang berusia 13.

Sedangkan tersangka kedua bernama ZU (48 tahun) lebih biadab lagi. Warga Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji Kota Padang ini, diringkus polisi karena mencabuli anak kandungnya yang berusia 6 tahun.

Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda mengatakan, tersangka SL ditangkap di sebuah gudang barang bekas yang tak jauh dari rumahnya, Senin (1/11/2021) sekitar pukul 17.00 WIB.

Penangkapan SL dilakukan setelah Unit PPA Satreskrim Polresta Padang menerima laporan dari pelapor yang merupakan kakak tiri korban berinisial YL (22 tahun), bahwa tersangka telah melakukan tindakan pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri pada Mei 2020 lalu.

Kejadian berawal ketika YL melihat tersangka keluar dari dalam kamar mengenakan kain sarung. Kemudian YL masuk ke dalam kamar tersebut dan melihat korban dalam keadaan tertidur.

“YL melihat pada bagian pantat korban terdapat cairan sperma. Dia menanyakan kepada korban, cairan apa itu, lalu korban menjawab tidak tahu. Merasa curiga, YL membawa korban ke puskesmas terdekat,” ujar Rico, Selasa (2/11/2021).

Setelah diperiksa, pihak puskesmas menyatakan bahwa korban telah mengalami tindakan pencabulan yang diduga sebanyak 2 kali. Merasa tidak senang, YL melapor ke Unit PPA Satreskrim Polresta Padang.

Setelah YL dimintai keterangan dan korban divisum, dilakukan penyelidikan untuk mencari tahu keberadaan tersangka. Didapat informasi tersangka sedang berada di gudang barang bekas yang berada tak jauh dari rumahnya.

“Tim Unit PPA Polresta Padang langsung bergerak menangkap tersangka. Tersangka ditangkap tanpa perlawanan saat sedang dudukduduk. Lalu tersangka digiring ke Mapolresta untuk diproses secara hukum,” sebut Rico.

Sementara tersangka ZU yang mencabuli anak kandungnya tersebut, lanjut mantan Kapolsek Kototangah ini, ditangkap saat sedang memancing di Jembatan Buai Aru, Sungaisapih, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Rabu (27/10/2021) sekitar pukul 21.30 WIB.

Perbuatan bejat ZU lebih sadis lagi. Ia ditangkap karena mencabuli anak kandungnya yang berusia 6 tahun, di dalam rumahnya pada Sabtu (23/10/2021). Kejadian ini diketahui pelapor berinisial YRN (24 tahun), yang merupakan ibu kandung korban, karena korban bilang ke tetangganya bahwa kemaluan korban sering sakit.

“Mendengar itu, YRN lalu menanyakan ke korban. Korban memberitahu bahwa telah dibujuk untuk melakukan hubungan suami istri dengan tersangka hingga kemaluannya sering terasa sakit. YRN lalu melapor ke Polresta,” ujarnya.

Setelah menerima laporan tindakan ZU yang mencabuli anak kandungnya tersebut, polisi langsung meminta keterangan dan melakukan penyelidikan. Setelah itu tersangka langsung diringkus ketika sedang memancing di Jembatan Buai Aru Sungaisapih, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

“Tim Unit PPA langsung menuju lokasi. Tersangka ditangkap saat sedang memancing di lokasi tersebut. Selanjutnya tersangka dibawa ke Mapolresta Padang untuk proses penyidikan lebih lanjut,” katanya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka kasus cabul ini dijerat Pasal 82 ayat (1) dan ayat (2) jo Pasal 76E UU RI No.17 tahun 2016, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No 01 tahun 2016, tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang. (da.)

Baca berita Kota Padang hari ini di Datiak.com.

  • Bagikan