Dukcapil Ceria Mobile Padangpariaman Diminati Nagari asal Sijunjung

  • Bagikan
14 wali nagari dari Sijunjung mendengarkan penjelasan Muhammad Fadhly tentang aplikasi Dukcapil Ceria Mobile Padangpariaman. (Foto: Humas)

Padangpariaman | Datiak.com – Layanan online Dukcapil Ceria Mobile Padangpariaman yang dikembangkan Disdukcapil Padangpariaman, terus mendapat respon baik berbagai instansi luar daerah. Sehingga, sangat banyak yang berkunjung ke Disdukcapil Padangpariaman. Mereka menilai layanan itu sangat memudahkan masyarakat.

Baru-baru ini, kunjungan dilakukan oleh para wali nagari dari Kabupaten Sijunjung. Jumlahnya sebanyak 14 orang wali nagari. Tujuannya untuk mendalami proses pelayanan administrasi kependudukan di Padangpariaman yang dilakukan secara online cukup dari nagari. Kedatangan wali nagari itu didampingi langsung oleh Kadisdukcapil Sijunjung, Ferry Anshori.

Ferry Anshori mengatakan bahwa di Sijunjung akan diterapkan pelayanan online, tetapi masih mengalami berbagai kendala. Di antaranya jaringan internet, SDM nagari dan kesiapan Disdukcapil Sijunjung. “Makanya, kami ingin mempelajari strategi yang diterapkan oleh Dukcapil Padangpariaman,” kata Ferry.

BACA JUGA:  Hujan Lebat, Dam Ambruk dan Jalan Rusak

Pasalnya, imbuh Ferry, sebagian besar wali nagari di Sijunjung, terlebih yang ikut dengannya saat itu, sangat antusias untuk bisa menerapkan pelayanan kependudukan seperti yang dilakukan nagari di Padangpariaman. “Hal ini tidak terlepas dari kemudahan-kemudahan yang diharapkan masyarakat,” ungkapnya.

Menyikapi itu, Kadisdukcapil Padangpariaman, Muhammad Fadhly, menjelaskan bahwa penerapan inovasi harus dimulai terlebih dahulu dengan komitmen yang tinggi bersama tim kerja. Terlebih tim Disdukcapil. Selanjutnya, melakukan kolaborasi dengan mempertimbangkan kesiapan.

“Tidak harus sempurna, tetapi mulai saja dulu dengan langkah pertama. Mulai dari 1 atau 2 nagari dengan menjadikannya piloting dan sebagainya,” kata kadis yang akrab disapa Fadhly tersebut.

Menurutnya, kegagalan menjalankan sebuah program baru karena tidak pernah diawali dengan keseriusan. Untuk itu, ia menyarankan agar seluruh pihak benar-benar mematangkan segala hal sebelum meluncurkan inovasinya. “Karena itu juga, pihaknya selalu meluncurkan inovasi setelah melakukannya beberapa kali dengan trial dan error,” cermatnya.

BACA JUGA:  Sidang Plano di Sijunjung, Saksi 4 Paslon Tolak Penetapan Hasil Suara

Menambahkan, Plt Kabid Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Padangpariaman, Fauzi Al Azhar, menjelaskan kepada peserta studi banding tentang proses pembangunan layanan online. Mulai dari pertama kali diterapkan serta teknis aplikasi Dukcapil Ceria Mobile Padangpariaman yang digunakan oleh masyarakat. (da.)

  • Bagikan