Dua Pemuda Kedapatan Simpan Ganja

  • Bagikan
Petugas Satres Narkoba Polres Pasbar saat menggeledah salah seorang tersangka pengedar narkoba di saksikan oleh warga sekitarnya. (Foto: Istimewa)

Pasaman Barat – Petugas dari Satres Narkoba Polres Pasaman Barat meringkus dua orang pemuda, Kamis sore. Yakni IW (23 tahun) dan AK (24 tahun). Keduanya dilaporkan warga telah melakukan tindak kriminal, dengan mengedarkan narkoba jenis ganja kering.

Penangkapan itu berlangsung di tempat berbeda. IW diringkus polisi di salah satu warung di kampungnya di Tapus, Nagari Persiapan Tampus Damai, Kecamatan Lembah Malintang. Sedangkan AK diciduk di rumahnya di Sukaramai, Jorong Parit, Nagari Persiapan Ranah Koto Tinggi, Kecamatan Koto Balaingka.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Sugeng Hariadi melalui Kasubag Humas AKP Defrizal mengatakan, penangkapan kedua IW dan AK dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/32/VI/2020/SPKT/SUMBAR/Res Pasbar, tanggal 04 Juni 2020.

“Perbuatan tersangka ini sudah sangat meresahkan masyarakat, sehingga masyarakat melaporkannya kepada pihak kepolisian,” ungkap Defrizal, tadi siang.

Katanya, kedua dilaporkan kerap melakukan transaksi narkoba. Untuk itu, petugas Satres Narkoba Polres Pasbar langsung menyelidikinya. Pertama ditemukan tersangka IW yang sedang santai di salah satu warung.

Petugas pun mengamankannya bersama warga, lalu melakukan pemeriksaan. Hasilnya ditemukan sejumlah paket kecil narkoba jenis ganja kering.

Selanjutnya petugas menuju kediaman AK. Langkah baik, AK ternyata sedang santai di rumahnya. Petugas langsung mengamankan dan memeriksanya. Paket narkoba jenis ganja juga ditemukan, setelah proses penggeledahan kamar AK tersebut.

Himpun Barang Bukti

Dari penangkapan kedua tersangka tersebut, polisi berhasil mengamankan 7 paket kecil narkoba jenis ganja kering itu. Selain itu, petugas turut mengamankan 1 unit handphone yang digunakan tersangka, satu unit sepeda motor tanpa nomor polisi, dan 105 lembar pembungkus nasi yang sudah di potong kecil.

Setelah itu, kedua tersangka dan barang bukti pun langsung diangkut ke Mapolres Pasbar. Mereka ditahan di sel tahanan Mapolres Pasbar, guna pengembangan untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Ya, sekarang tersangka sudah kita amankan untuk menjalani proses hukum selanjutnya,” ungkap Defrizal.

Atas tindakan itu, katanya kedua tersangka bisa dikenai Pasal 114 jo 111 Undang Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman 20 tahun penjara. (da.)

  • Bagikan