Selasa, 20 Februari 2024

Datiak.com

Berita Sumbar Terbaru Hari Ini dan Info Terkini

Disetubuhi Ayah Kandungnya: IPS Buka Mulut Setelah 5 Tahun, Ini Alasannya

NJ saat digiring petugas kepolisian ke sel tahanan Mapolres Padang Pariaman, usai menjalani pemeriksaan pada Senin (5/12/2022). (Polres Padang Pariaman ke DatiakFoto)
1184 pembaca

Padang Pariaman | Datiak.com – Seorang wanita muda di Padang Pariaman mengungkapkan bahwa dirinya disetubuhi ayah kandungnya sejak 2018 lalu. Ayahnya tersebut berinisial NJ berusia 47 tahun. Sekarang, NJ sudah diamankan di sel tahanan Polres Padang Pariaman.

Disetubuhi ayah kandungnya sejak 2018, IPS baru berani buka mulut pada November 2022. Alasannya ternyata mengejutkan. Sebab, ia menceritakan betapa tertekannya dirinya yang disetubuhi ayah kandung sejak masih di bangku SMP.

Cerita IPS disetubuhi ayah kandung terungkap setelah IPS ditanyai sejumlah warga. Perkaranya, warga curiga lantaran IPS telah melahirkan seorang anak.

Hal itu diungkapkan Kapolres Padang Pariaman, AKBP M Qory Oktohandoko, melalui Kasatreskrim Polres Padang Pariaman, AKP Agustinus Pigay, Senin (5/12/2022).

“Jadi, warga tahu kejadian ini pada bulan November 2022. Sebab, korban (IPS) diketahui melahirkan,” ujar AKP Agustinus Pigay, yang didampingi Kaur Bin Ops IPDA Deni Kurniawan, dan Kanit PPA Aipda Roy Wirama.

Warga yang curiga, sambungnya, saat itu langsung bertanya kepada IPS. Pengakuan IPS pun mengejutkan warga. Ternyata ayah dari anak yang dilahirkannya adalah anak dari ayah kandungnya sendiri.

“Ternyata, korban ini sudah mendapatkan perlakukan tidak senonoh (disetubuhi ayah kandungnya, Red) sejak masih kelas 1 SMP, yaitu pada tahun 2018,” beber Agustinus.

Selama ini, tambahnya, memilih menutup mulut tentang dirinya yang disetubuhi ayah kandungnya, karena diancam oleh ayah bejatnya tersebut. Ancaman itu tidak saja menyangkut pribadi nasibnya, tetapi juga ibu dan adik-adiknya.

Diam selah kau. Beko tau urang beko, ditangkok polisi den. Kalau den ditangkok polisi, sia nan kamagiah nafkah adiak-adiak kau lai. Artinya, kau diam saja. Jika saya ditangkap polisi, siapa yang akan menafkahi adik-adikmu,” ungkap Agustinus mengulang bunyi ancaman tersangka yang disampaikan pelaku kepada pihaknya.