Direktur PDAM Padangpariaman Cek Kondisi Sumber Air

  • Bagikan
Direktur PDAM Padangpariaman Aminuddin (kiri) ketika meninjau langsung kondisi sumber air PDAM Padangpariaman. (Foto: Istimewa)

Padangpariaman | Datiak.com – Kemarau yang berlangsung panjang membuat PDAM Padangpariaman harus bekerja keras. Sehingga, Direktur PDAM Padangpariaman, Aminuddin, melakukan cek langsung seluruh sumber air PDAM Padangpariaman, kemarin (19/2).

“Sumber air kita mengalami penurunan debit lebih dari 50 persen. Makanya, kita melakukan pengecekan langsung,” kata Amin –sapaan Aminuddin– kepada Datiak.com.

“Dalam peninjauan sumber air itu, kita juga melihat kondisi saluran air dan sejumlah sarana PDAM yang ada di sana,” imbuh Amin. 

Berkurangnya debit air, imbub Amin, bisa berisiko terhadap pasokan air pelanggan PDAM Padangpariaman. Untuk itu, pihaknya berusaha mencegahnya dengan meninjau seluruh sumber air.

“Kita bentuk beberapa strategi agar pasokan air pelanggan tetap lancar. Memang, tidak seperti normalnya, karena kita melakukan sistem penggiliran distribusi air,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pendamping PKH Tanjung Mutiara Salurkan 30 Ton Beras

Kendati begitu, ia memastikan sistem distribusi bergiliran tersebut tidak akan membuat pelanggan PDAM Padangpariaman kehabisan air dalam sehari. Terlebih di daerah yang banyak jumlah pelanggannya.

“Kalau untuk pelanggan unit usaha, tentunya tidak kita berlakukan hal ini. Apalagi kebutuhan airnya banyak,” katanya.

Direktur PDAM Padangpariaman juga menjelaskan bahwa sumber air yang sudah ditinjaunya bersama jajaran, yaitu di Sarasahan dan Lubukbonta. “Sumber air kita yang masih memadai seperti di Lubukbonta, kita koneksikan untuk ikut membantu pasokan air di Batanganai dan Lubukalung,” paparnya.

Dengan demikian, penurunan debit air yang signifikan di Sarasahan, Batanganai, akan terbantu sehingga pelanggan di Batanganai dan Lubukalung tetapi terpenuhi kebutuhan airnya.

BACA JUGA:  Polres Cek Kendaraan dan Senjata untuk Awasi Pilkada

“Pelanggan kita yang paling banyak itu di Batanganai dan Lubukalung. Makanya kita sangat menjaga pasokan air di dua kecamatan ini,” ucapnya.

Amin berharap kemarau berakhir dengan cepat. Memang, katanya hujan sempat turun Kamis pagi (18/2). Tetapi tidak di kawasan sumber air PDAM Padangpariaman. Sehingga, tidak ada peningkatan kapasitas di sumber air.

“Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya (hujan) agar kita tidak kekeringan. Kami memohon maaf kepada pelanggan jika kurang dipuaskan,” katanya.

“Namun, kami memastikan selalu berusaha agar pelanggan puas dengan pelayanan PDAM Padangpariaman,” pungkas Amin. (da.)

  • Bagikan