Diduga Peluk Turis Cantik di Bukittinggi, RSA Terancam Penjara 9 Tahun

  • Bagikan
Turis cantik asal Jerman berinisial LS saat bersumpah sebelum memberikan kesaksian kepada Unit PPA Satreskrim Polres Bukittinggi. (Foto: Istimewa)

Bukittinggi | Datiak.com – Seorang pemuda di Kota Bukittinggi berinisial RSA, diseret ke meja persidangan. Pasalnya, ia diduga berbuat tak senonoh kepada seorang turis cantik asal Jerman berinisial LS. Kejadian itu heboh, Kamis (30/1) lalu sekitar pukul 09.00 WIB, di sebuah gang Kota Wisata tersebut.

Mula pemuda 25 tahun itu diduga membuntuti korban dari belakang. Sesampai di lokasi agak sepi, RSA diduga langsung memeluk LS. Ia juga diduga nekat menyentuh dada LS. Mendapat perlakuan itu, korban pun langsung berteriak. Seketika, warga mendatangi lokasi kejadian. RSA sempat dihakimi massa sebelum dilerai polisi yang berpatroli di sana.

Kini, RSA mendekam di sel Mapolres Bukittinggi. Sedangkan LS sudah kembali ke Jerman. Ia menyerahkan kasus itu kepada pengacara dan tour guide di Bukittinggi.

BACA JUGA:  Perketat Pengawasan Objek Wisata Pantai Padang

”Kasusnya masih berproses di Pengadilan Negeri Bukittinggi. Ada beberapa sidang yang digelar secara online, karena suasana pandemi Covid-19. Pekan ini agenda sidang berupa pembacaan tuntutan,” ujar Kasat Reskrim Polres Bukittinggi, AKP Chairul Amri Nasution.

Merasa kasusnya ditangani dengan baik, LS mengirimkan ungkapan apresiasi kepada penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bukittinggi. Pesan berbahasa Inggris yang disampaikan LS, memuji kinerja polisi Bukittinggi.

”Saya ingin berterima kasih kepada polisi Bukittinggi yang telah menangani kasus saya dengan baik. Polisi Bukittinggi telah melakukan pekerjaan baik, dan seluruh personelnya menguasai situasi dengan sangat profesional,” demikian terjemahan pesan LS.

Turis catik berusia 24 tahun itu juga merasa terharu karena keramahan polisi serta warga Bukittinggi yang menolongnya. ”Saya merasa terharu atas itu semua dan merasa sangat disambut sebagai warga asing di negara kalian,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Ditarget Emas, Sembilan Pesilat Sumbar Intens Latihan

“Dalam pendapat saya, pelayanan polisi di Bukittinggi adalah yang terbaik di luar yang pernah saya bayangkan. Dengan bantuan mereka, saya dapat merasa aman lagi. Salam hangat dari Jerman,” pungkas turis cantik tersebut.

Di sisi lain, terdakwa RSA terancam dijerat Pasal 289 KUHP tentang tindakan pencabulan dengan ancaman kurungan penjara 9 tahun. (da.)

  • Bagikan