Iklan Melayang
Iklan Melayang

Diduga Kelebihan Muatan, Long Boat di Mentawai Terbalik

  • Bagikan
Tim penyelamat mengevakuasi penumpang long boat bermuatan kelapa dari perairan ke pantai Jati Tuapejat, Selasa (18/8). (Foto: Istimewa)
banner 468x60

Mentawai | Datiak.com – Kecelakaan laut secara beruntun terjadi di perairan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Dimulai pada Minggu (19/7) siang, KM Kencana Bahari mengalami kerusakan mesin hingga terbawa arus ke perbatasan laut Mentawai-Nias

Memasuki bulan Agustus 2020, kecelakaan laut terjadi pada long boat pengangkut kopra terbalik, Selasa (12/8). Mirisnya, kejadian itu menewaskan seorang penumpangnya. Lalu Senin (17/8), kapal pengangkut pasir, KM Murni GT 116, mengalami mati mesin di perairan Jati Tuapejat. Beruntung penumpang dan kapal sepanjang 27 tersebut, berhasil dievakuasi tim SAR gabungan ke dermaga TPI Tuapejat.

banner 336x280

Hanya selisih sehari, Selasa (18/7), kecelakaan laut kembali terjadi di laut Bumi Sikerei itu. Long boat pengangkut kelapa dilaporkan terbalik di perairan Tuapejat. Kapal kecil yang bertolak dari Pulau Panjang tersebut, diketahui mengalami kecelakaan sekitar pukul 13.30 WIB.

Badan Sar Nasional (Basarnas) Kepulauan Mentawai mendapatkan informasi pukul 14.11 WIB, setelah seorang warga yang dihubungi korban melaporkan kejadian itu. Sehingga, upaya penyelamatan pun langsung dilakukan.

“Setelah mendapat laporan, tim SAR gabungan berangkat ke lokasi pukul 14.25 WIB, dengan estimasi tiba di lokasi pukul 14.40 WIB. Koordinatnya di 2°0’40.40″S-99°35’29.94″E,” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kepulauan Mentawai, Akmal didampingi Kasi Ops, Hendri, Selasa, (18/8).

Katanya, lokasi terbaliknya long boat berjarak sekitar 1,1 notikalmil dari dermaga atau pelabuhan Tuapejat. Diduga, kejadian itu karena kondisi gelombang. Selain itu, long boat juga diduga kelebihan muatan.

“Beruntung seluruh penumpang berhasil diselamatkan. Yakni Limin (48), Herman (29) dan Tainong (30). Begitupun kelapa yang diangkutnya. Semua dievakuasi ke Pantai Jati Tuapejat,” ucapnya.

Akmal menjelaskan bahwa Pulau Panjang salah satu kawasan berladang masyarakat di Mentawai. Untuk menuju pulau itu, dominan warga menggunakan long boat dan perahu.

Jadi, ia mengimbau warga agar selalu memperhatikan keselamatan ketika menggunakan transportasi laut. Mulai dari memperhatikan kondisi cuaca, hingga menghindari sikap gegabah memuat kendaraan laut yang digunakannya.

”Jangan hanya karena pemenuhan kebutuhan, keselamatan sampai dilupakan. Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk melaut, sedapat mungkin untuk jangan pergi melaut dulu,” tuturnya. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan