Diduga Jual Kulit Tenggiling, Lansia dan Dua Pria Ditangkap

  • Bagikan
Tiga pria (duduk di depan) yang diduga jual kulit Tenggiling ditangkap Satreskrim Polres Pasaman Barat, Kamis dini hari (20/7). (Foto: Istimewa)

Pasaman Barat | Datiak.com – Satreskrim Polres Pasaman Barat bersama petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar mengaggalkan dugaan transaksi jual beli kulit hewan yang dilindungi. Yakni kulit Tenggiling. Peristiwa itu terjadi di Kampung Masjid, Nagari Desabaru, Kecamatan Ranahbatahan, Kabupaten Pasaman Barat.

Tiga orang pria pun diamankan. Salah seorangnya sudah lanjut usia (lansia). Yakni S (68), warga Kabupaten Madina, Sumatera Utara. Sedangkan dua pria lainnya yaitu R (44) dan IS (41) yang merupakan warga Pasbar.

Ketiga pria yang diduga pelaku penjualan kulit Tenggiling itu, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Pasbar. Sehingga, mereka kini ditahan di Mapolres Pasbar, untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

BACA JUGA:  Jalan Khatib Sulaiman Tertulis Demokrasi Bercoretkan Garis Horizontal

Kasubag Humas Polres Pasaman Barat AKP Defrizal, peristiwa penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat serta investigasi petugas. Maka penggagalan satwa hewan jenis Tenggiling bersama ketiga pelaku dilakukan pada Kamis (30/7) pukul 02.00 dini hari.

Barang bukti yang diamankan, imbuhnya, berupa kulit trenggiling seberat 22 kilogram. “Sekarang ketiga tersangka sudah diamankan di Mapolres untuk proses lebih lanjut,” ungkap Defrizal.

Atas perbuatan itu, katanya ketiga tersangka terancam dikenakan Pasal 21 Ayat (2) huruf D Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya. Yakni dengan pidana maksimal lima tahun penjara dan denda Rp 100 juta. (da.)

  • Bagikan