Iklan Suhatri Bur Kiri
Iklan Rahmang Kanan

Diduga Curi Sepeda Motor, Seorang Pemuda di Mentawai Dibekuk

  • Bagikan
Petugas TEKAB Satreskrim Polres Mentawai bersama seorang pemuda berinisial A dan barang bukti berupa sepeda motor jenis matic yang diduga hasil curiannya. (Foto: Sabarial/Datiak.com)

Mentawai | Datiak.com – Seorang pemuda berinisial A diamankan Tim Elit Khusus Anti Bandit (TEKAB) Satreskrim Polres Mentawai, Selasa (27/10) sekitar pukul 14:25 WIB. Pria 20 tahun itu diduga telah melakukan tindak pencurian sepeda motor (curanmor). Hal itu berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/K 48/X/2020/SPK-B, tanggal 26 Oktober 2020.

Kasat Reskrim Polres Mentawai, Iptu Irmon, mengatakan bahwa saat laporan tersebut masuk Tim Elit Khusus Anti Bandit (TEKAB) Reskrim Polres Mentawai langsung melakukan penyelidikan, serta mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbaket).

“Kita langsung hubungi setiap personel opsnal dan meminta keterangan para saksi terkait laporan tersebut,” kata Iptu Irmon, Selasa sore (27/10).

Setelah itu, lanjut Iptu Irmon, pihaknya membagi personel untuk melakukan penelusuran. Yakni ke Wilayah Sioban sampai Bosua ditugaskan 3 orang personel, Wilayah Berkat 2 orang personel, dan Wilayah Kilometer 1 dan 2 Tuapejat sebanyak 2 orang personel.

“Hasilnya petugas kita mendapatkan petunjuk keberadaan barang bukti (BB) berupa sepeda motor, di salah satu bangunan tanpa kosong di Simpang Narkoba Km7 Tuapejat,” ungkap Iptu Irmon.

Usai memperoleh barang bukti, petugasnya pun meminta keterangan sejumlah warga sekitar. Ciri-ciri seorang pemuda berinisial A pun disebutkan sebagai pelaku peletakan kendaraan roda dua dalam rumah kosong itu. Dari informasi itu, petugas langsung mencari A ke Desa Sioban, Kecamatan Sipora Selatan.

“Ketika petugas kita sampai di Sioban, ternyata tersangka A sudah dikabarkan sudah kembali ke Tuapejat,” ucap Iptu Irmon.

Lantaran A dinilai selalu berupaya bersembunyi, tim siber Satreskrim Polres Mentawai melacak keberadaannya. Akhirnya, titik lokasi A terdeteksi di salah satu kos-kosan yang terletak di Jalan Gang Beringin Km 8 Tuapejat.

“Petugas kita langsung melakukan penggerebekan. Ternyata tersanga memang sedang berada dalam kos-kosan itu,” ungkapnya.

Untuk proses lebih lanjut, Iptu Irmon tersangka menjalani pemeriksaan di Mapolres Mentawai terlebih dahulu. Barang bukti berupa sepeda motor pun sudah diamankan. Jika terbukti, tersangka bakal terancam dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun. (da.)

  • Bagikan