Iklan Melayang
Iklan Melayang

Di Solok, Pengedar Satu Kampung Ditangkap

  • Bagikan
Tersangka S pengedar satu kampung dengan tersangka A yang sebelumnya telah ditangkap oleh Satres Narkoba Polres Solok Arosuka. (Foto: Istimewa).
banner 468x60

Kabupaten Solok | Datiak.com – A (20) dan S alias MK (44) harus diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Solok Arosuka. Kedua pria yang tinggal di satu kampung itu, diduga menjadi pengedar narkoba jenis sabu-sabu. Aksi keduanya terungkap setelah warga melapor kepada pihak kepolisian.

Kasatres Narkoba Polres Solok Arosuka, Iptu Eko Kurniawan mengatakan, laporan warga yang diterima pihaknya menyangkut A kerap melakukan transaksi narkoba di Nagari Lolo, Kecamatan Pantai Cermin. Salah seorang anggotanya pun melakukan penyamaran untuk menyelidikinya.

banner 336x280

Penyamaran yang dilakukan anggota tersebut, imbuhnya, menggunakan strategi mencari akses untuk bisa membeli sabu-sabu dari A. Ternyata usahanya berjalan lancar, karena A bersedia melayani anggota tersebut tanpa sedikitpun curiga.

“Akhirnya anggota yang menyamar membuat janji transaksi dengan A. Mereka menyepakati bertemu di Jorong Aia Daliak Minggu (5/4),” ungkap Eko.

Waktu tersebut tentunya menjadi momen yang paling dinantikan tim Satres Narkoba Polres Solok Arosuka. Namun, saat A baru keluar dari rumahnya yang juga berada di korong tersebut, petugas dengan cepat melakukan penangkapan.

Di rumah A yang otomatis menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas langsung melaku penggeledahan. Selain itu, petugas juga melakukan penggeledahan tubuh A. Hasilnya, polisi mengamankan satu paket narkoba jenis sabu-sabu. Barang haram itu dibungkus menggunakan plastik klip bening.

Dalam menjalankan aksi melanggar hukum itu, A ternyata tidak sendirian. Ia memiliki seorang rekan berinisial S alias MK. Bahkan, sabu-sabu yang hendak dijualnya itu, diperolehnya dari S. Hal itu sampaikan A saat diinterogasi oleh pihak kepolisian.

Mendapat pengakuan A, polisi langsung melakukan pengembangan atau penyelidikan lanjutan. Besoknya Senin (6/4) sekitar pukul 00.30 WIB, polisi berhasil meringkus S. Ternyata, pria hampir separuh baya itu, masih tinggal satu kampung dengan A.

Dari hasil penggeledahan terhadap rumah dan tubuh tersangka S alias MK ini, petugas kepolisian menemukan 15 paket yang diduga narkotika jenis sabu-sabu. Selain itu, polisi turut menyita sejumlah barang bukti terkait. Di antaranya 1 unit timbangan elektrik, 1 bungkus plastik klip bening, 1 kaca pyrex, 2 unit handphone, dan uang senilai Rp 2,9 juta.

”Para pelaku ini sudah kami amankan di sel tahanan Polses Kabupaten Solok, guna menjalani penyelidikan lebih lanjut,” kata Eko.

Katanya, kedua tersangka terancam dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Yakni dengan hukuman penjara 20 tahun atau seumur hidup. (da.)

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan